Masjid Safar Baiturrahman: Tempat Singgah Nyaman, Berkah Ramadan Melimpah
- 19 Mar 2025 20:26 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Di tengah hiruk-pikuk kota, Masjid Safar Baiturrahman yang berlokasi di Sondakan, Laweyan, menjadi oase bagi para musafir dan jamaah yang ingin merasakan ketenangan spiritual.
Sekretaris Pengurus Masjid Baiturrahman, Ashar Nasir Ahlammudien mengatakan berbeda dari kebanyakan masjid lainnya, masjid ini buka 24 jam penuh. Bahkan menyediakan tempat menginap bagi mereka yang sedang dalam perjalanan jauh.
"Masjid kita ini memang dibuka 24 jam. Jadi, kalau ada yang sedang safar dan butuh tempat bermalam, kami persilakan menginap di sini. Biasanya kami memberi izin menginap hingga tiga hari, tapi kebanyakan hanya semalam saja," ucap Ashar, kepada rri.co.id, Selasa (18/3/2025).
Sistem menginap di masjid ini sederhana. Bagi yang ingin bermalam, cukup menghubungi pihak masjid melalui media sosial dan mengisi buku tamu.
Setelah itu, pengunjung akan diarahkan untuk melapor kepada pengurus. Masjid pun menyediakan alas dan kasur sederhana agar para musafir dapat beristirahat dengan nyaman.
Sejak dibuka sebagai masjid 24 jam pada Desember 2024, program ini telah memberikan manfaat bagi banyak orang.
"Hingga sekarang, yang mengisi buku tamu sudah lebih dari 50 orang. Tapi yang menginap tanpa mengisi buku tamu juga cukup banyak. Bahkan, pada hari pertama kami membuka program ini, sudah ada sekitar 20 orang yang menginap," katanya.
Tidak hanya menjadi rumah singgah, Masjid Safar Baiturrahman juga semakin hidup dengan berbagai program selama bulan Ramadan. Salah satu program unggulannya adalah pembagian takjil gratis setiap hari.
"Takjil ini kami kumpulkan dari masyarakat sekitar yang ingin berbagi. Setiap harinya, tiga orang menyumbang masing-masing 60 bungkus makanan, yang kemudian dibagikan pada pukul 16.30 WIB atau 17.30 WIB," ucapnya.
Menariknya, tahun ini seluruh takjil yang dibagikan berupa nasi, tidak lagi sekadar camilan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, masjid ini juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan, seperti semaan Alquran yang diadakan setiap hari Rabu menjelang berbuka puasa. Ada juga peringatan Nuzulul Quran yang digelar pada Minggu, 16 Ramadan, serta pengajian remaja yang dijadwalkan pada minggu kedua dan keempat bulan suci ini.
"Setiap malam Ramadan, masjid ini penuh dengan kegiatan. Mulai dari buka puasa bersama, tadarus, kultum subuh, hingga pesantren Ramadan untuk santri TPA. Menjelang Idulfitri, kami juga menggelar takbiran, Salat Id, hingga acara halal bihalal dan reuni remaja masjid," ungkapnya.
Dengan berbagai program yang dijalankan, Masjid Safar Baiturrahman bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat. Ramadan di masjid ini bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang berbagi dan mempererat tali persaudaraan. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....