Samin, Penarik Becak Lansia Tak Surut Belajar Mengaji
- 16 Mar 2025 13:59 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Bukan menjadi halangan yang berarti terus belajar mengaji, karena merupakan bekal abadi untuk akherat nanti. Inilah yang dijalani puluhan pengemudi becak dan juru parkir serta ojol di Solo setiap momentum Ramadan dengan belajar ngaji di Wisata Hati.
Dengan pantang menyerah mereka terus belajar membaca AlQur'an, meski terbata-bata namun semangat belajar mengaji Iqro’ patut diacungi jempol. Huruf demi huruf hijaiyah dilafalkan dengan lantang.
Sembari menunggu penumpang dan hanya tiduran dimanfaatkan untuk belajar mengaji di rumah Wisata Hati, di jalan Kebangkitan Nasional no 76 Penumping Laweyan, Solo.
Salah satunya pengemudi becak warga Makam Haji, Samin (75) menceritakan awal mula mengetahui program pengemudi becak mengaji diajak temannya seprofesi dan menyambut positif, kemudiania pun tertarik belajar Iqro’ dari awal .

Peserta mengaji Pak Becak,Ojol dan Tukang Parkir mulai dari Iqro' metode Sakifa atau 7 hari bisa mengaji ( Foto: RRI SKA/Sifa)
“Kami mengikuti mengaji sudah tahun ke 4 ini mulai dari Nol sekarang sudah huruf gandeng dari sebelumnya tidak bisa membaca dan belum pernah mengenal huruf. Meski gampang lupa memahami huruf demi huruf kami terus berusaha belajar karena untuk bekal akherat nanti,” kata Samin, Senin (17/2/2025).
Samin merasa bangga bisa memahami huruf demi huruf hijaiyah dan kedepan akan terus mengikuti belajar Iqrok hingga bisa membaca alquran. Dia mengaku semenjak menjadi tukang becak puluhan tahun waktunya lebih banyak di jalan apalagi untuk mengaji jarang dilakukan.
Koordinator Wisata Hati, Solo, Diaz Arjun mengatakan program ‘Pak Becak Mengaji’ ini digelar sudah tahun ke 5 dengan metode Sakifa yakni 7 hari bisa mengaji. Peserta semua belajar dari nol hingga banyak yang sudah mahir membaca Al Qur’an .
“Kami Wisata hati Solo setiap tahun pada bulan ramdhan selalu menggelar beberapa kegiatan yakni 7 hari bisa mengaji.Jadi target pada pak becak,Ojol dan Tukang parkir harapannya selama menunggu aktifitas atau penumpang sambil belajar Al Qur’an mulai dari Nol sampi bisa membaca di butuhkan waktu hanya 7 hari,” kata Arjun.
Tidak hanya memberikan kesempatan mengaji Iqro’ panitia juga memberikan kesejahteraan dengan membagikan uang , menyediakan makan untuk berbuka puasa bersama.
Selain itu juga berbagi program digelar berupa pembagian sembako berkah ,sahur on the stret atau sahur gratis, pembagian takjil buka puasa, buka puasa dan santunan anak yatim dan dhuafa,sahur Iktikaf,takjil tadarusan. (Sifa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....