Oli Mobil Lebih Awet, Mitos atau Fakta
- 24 Okt 2025 11:13 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Banyak pemilik kendaraan bertanya-tanya mengenai perbedaan oli mesin mobil dan oli motor. Salah satu isu yang cukup populer adalah anggapan bahwa oli mesin mobil lebih awet (long lasting) dibandingkan dengan oli motor, yang umumnya disarankan untuk diganti setiap 2.000–3.000 km atau sekitar 2 bulan sekali. Sebenarnya, apakah hal ini benar adanya?
Oli mobil biasanya memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan motor, sehingga beban kerjanya lebih ringan dalam hal ketahanan suhu dan gesekan. Pada motor, oli tidak hanya melumasi mesin, tetapi juga ikut melumasi transmisi (terutama pada motor manual).
Hal ini membuat beban kerja oli motor lebih berat dan cepat mengalami penurunan kualitas. Mesin motor cenderung bekerja pada putaran (RPM) lebih tinggi dibanding mobil. Semakin tinggi RPM, semakin panas mesin, sehingga oli motor lebih cepat terdegradasi.
Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat bahwa oli mesin mobil memiliki interval pergantian oli yang lebih panjang dibandingkan dengan oli mesin motor. Bukan karena kualitas oli motor lebih rendah, tetapi lebih kepada kondisi kerja yang berbeda.
Perlu diketahui bahwa oli yang digunakan pada motor matic memiliki teknologi yang sama dengan oli mesin mobil, sehingga dimungkinkan pengguna motor matic menggunakan oli mesin mobil. Namun pengguna motor matic tidak akan bisa mengikuti interval penggantian oli mesin mobil misalkan oli mesin mobil memiliki klaim atau spesifikasi untuk 10.000 km, itu tidak bisa berlaku apabila digunakan di motor matic.
Hal ini disebabkan oleh perbedaan build antara mesin mobil dan motor itu berbeda. Mesin mobil dibuat dengan lebih presisi bahan-bahannya, sehingga blow by gas atau pembakaran yang terjadi di piston mesin tidak akan turun sampai ke bagian oli.
Sedangkan mesin motor dengan kapasitas oli yang kecil, putaran mesin tinggi, serta fungsi ganda (mesin dan transmisi) membuat oli lebih cepat terkontaminasi dan kehilangan performanya. Hal inilah yang menyebabkan oli mesin motor akan lebih cepat menghitam dibandingkan dengan oli mesin mobil.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa oli mesin mobil memang lebih long lasting dibanding oli motor. Mobil bisa bertahan hingga 5.000–10.000 km, sementara motor rata-rata hanya 2.000–4.000 km. Namun, bukan berarti oli motor lebih “lemah”. Justru hal itu disebabkan oleh perbedaan desain mesin, kapasitas oli, dan beban kerja yang berbeda antara mobil dan motor.
(Ihsan Ramadhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....