Oli Matic Bisa Jadi Oli Power Steering?

  • 13 Okt 2025 13:19 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Banyak pemilik mobil yang masih bingung mengenai perbedaan oli transmisi matic dan oli power steering. Keduanya sama-sama berbentuk cairan pelumas, berwarna mirip (sering merah atau pink), bahkan memiliki viskositas yang tidak jauh berbeda. Hal inilah yang memunculkan pertanyaan: apakah oli transmisi matic bisa dijadikan substitusi untuk oli power steering, atau sebaliknya?

Oli transmisi matic (Automatic Transmission Fluid/ATF) dirancang khusus untuk melumasi, membersihkan, dan menyalurkan tekanan hidrolik pada sistem transmisi otomatis. Cairan ini bekerja pada suhu dan tekanan tinggi, sehingga membutuhkan aditif khusus agar tetap stabil. Selain itu, ATF juga berfungsi sebagai media penghantar tenaga dari torque converter ke roda.

Sementara itu, oli power steering memiliki fungsi utama sebagai fluida hidrolik untuk membantu sistem kemudi agar ringan saat diputar. Cairan ini harus memiliki kestabilan viskositas yang baik dan mampu menahan tekanan tanpa menimbulkan buih (foaming), sehingga sistem kemudi tetap responsif dan presisi.

Secara teori, beberapa pabrikan mobil memang menyarankan penggunaan ATF tertentu untuk sistem power steering. Namun, tidak semua oli transmisi matic cocok dijadikan pengganti.

Perbedaan formula aditif, ketahanan panas, serta kebutuhan sistem bisa menimbulkan risiko seperti:

  1. Bunyi dengung pada power steering

  2. Kebocoran seal lebih cepat

  3. Respons kemudi menjadi berat

  4. Kerusakan dini pada pompa power steering

Oleh sebab itu, sebaiknya ikuti rekomendasi pabrikan mobil. Jika manual menyarankan ATF untuk power steering, gunakan tipe ATF yang sesuai.

Apabila diwajibkan memakai power steering fluid khusus, jangan diganti dengan oli transmisi matic sembarangan. Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat bahwa oli power steering termasuk dalam tipe hidrolik oil.

Oli yang digunakan untuk power steering dapat dimasukkan beragam jenis oli, di lingkup pertambangan oli hidrolik sering disebut oli 10 karena memiliki SAE 10W. Memang benar bahwa oli matic bisa digunakan untuk mengisi oli power steering, akan tetapi melihat dari harga hal ini akan justru jauh lebih mahal. Namun jangan mengisikan oli power steering untuk menggantikan oli matic karena memiliki kandungan aditif yang berbeda.

(Ihsan Ramadhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....