Modifikasi Pemasangan Strut Bar Solusi Mengurangi Body Roll

  • 11 Agt 2025 11:15 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Dalam dunia modifikasi mobil, strut bar sering menjadi komponen yang dipasang untuk meningkatkan performa handling. Tapi, benarkah pemasangan strut bar bisa menambah kekakuan bodi (rigiditas) dan mengurangi efek body roll saat mobil bermanuver?

Strut bar, atau strut tower brace, adalah batang logam yang dipasang di ruang mesin, menghubungkan kedua menara suspensi depan (atau belakang). Komponen ini berfungsi untuk mengurangi pergerakan fleksibel antar menara suspensi saat mobil berbelok atau melaju di tikungan tajam.

Secara teknis, pemasangan strut bar memang menambah rigiditas pada bagian atas struktur suspensi. Saat mobil menikung, beban lateral menyebabkan titik-titik pada menara suspensi bisa bergeser sedikit, dengan adanya strut bar, pergeseran itu bisa diminimalkan, sehingga respons suspensi menjadi lebih presisi dan kekakuan bodi lokal meningkat.

Namun perlu dicatat, strut bar hanya memperkuat bagian atas sasis, bukan keseluruhan struktur rangka mobil. Untuk efek rigid yang lebih besar, biasanya perlu didukung dengan modifikasi lain seperti roll cage atau underbrace.

Body roll adalah efek miringnya bodi mobil saat menikung karena gaya sentrifugal. Strut bar memang bisa sedikit membantu mengurangi body roll, tapi bukan komponen utama untuk itu.

Pengurangan body roll lebih banyak dipengaruhi oleh komponen suspensi seperti:

  1. Anti-roll bar (Stabilizer bar)

  2. Per dan shock absorber yang lebih keras

  3. Setting suspensi sport

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia menambahkan secara teori modifikasi penambahan strut bar akan mengurangi body roll itu benar. Karena strut bar akan mengkonversi energi dari suspensi satu ke suspensi lainnya. Namun terdapat dua hal yang harus diperhitungkan yaitu tingkat kekerasan dan ketebalan strut bar.

(Ihsan Ramadhana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....