Minyak Rem DOT 5 Tidak Perlu Diganti Rutin?

  • 22 Jul 2025 14:35 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Dalam dunia otomotif, minyak rem memiliki peranan vital dalam menjaga sistem pengereman tetap optimal dan aman digunakan. Salah satu jenis minyak rem yang sering menimbulkan pertanyaan adalah minyak rem DOT 5. Banyak yang beranggapan bahwa minyak rem jenis ini tidak perlu rutin diganti karena memiliki sifat yang lebih stabil. Namun, benarkah asumsi tersebut?

Minyak rem DOT 5 menggunakan bahan dasar silikon, berbeda dari DOT 3 dan DOT 4 yang berbahan dasar glikol. Karena berbasis silikon, DOT 5 dikenal tidak menyerap uap air dari udara (non-higroskopis). Inilah yang membuatnya lebih tahan terhadap pengaruh kelembaban, sehingga menimbulkan anggapan bahwa minyak rem ini bisa digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama tanpa perlu diganti.

Namun, meskipun DOT 5 tidak menyerap air, penggantian secara rutin tetap disarankan. Mengapa? Karena kontaminasi tetap bisa terjadi, baik dari seal karet, kotoran dari komponen rem, maupun dari udara luar saat pengisian atau pemeriksaan. Jika dibiarkan terlalu lama, performa pengereman bisa menurun, dan bahkan menyebabkan kerusakan pada sistem hidrolik rem.

Penggunaan minyak rem DOT 5 juga tidak direkomendasikan untuk semua kendaraan. Produk ini lebih cocok untuk kendaraan khusus seperti mobil klasik, militer, atau kendaraan yang jarang digunakan. Untuk kendaraan harian, DOT 3 atau DOT 4 lebih disarankan karena kompatibilitas dan kestabilannya dalam berbagai kondisi.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia meluruskan bahwa semua minyak rem tetap memiliki sifat higroskopis. Minyak rem akan menyerap partikel air, problemnya adalah ketika minyak rem telah banyak menyerap partikel-partikel air titik didih minyak rem akan menjadi lebih rendah.

Menurunnya titik didih dari minyak rem ini maka performa minyak rem akan ikut menurun pula. Meskipun memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap kelembaban, minyak rem DOT 5 tetap perlu diganti secara berkala.

Penggantian yang teratur membantu menjaga performa pengereman, menghindari risiko kegagalan sistem rem, dan memperpanjang umur komponen hidrolik. Disarankan untuk melakukan penggantian rutin setiap 1 tahun sekali untuk memastikan performa optimal dari minyak rem yang digunakan.

(Ihsan Ramadhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....