Bensin Oktan Tinggi Membersihkan Ruang Bakar Mesin?
- 26 Jun 2025 10:50 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Di kalangan pecinta otomotif, ada satu mitos yang cukup sering beredar: bensin beroktan tinggi bisa membersihkan ruang bakar mesin. Tak jarang, pengemudi yang merasa mesinnya mulai "ngempos" atau kurang bertenaga, langsung beralih ke bensin dengan RON tinggi, berharap ruang bakar kembali bersih dan performa mesin pulih.
Oktan (RON - Research Octane Number) ialah ukuran kemampuan bahan bakar untuk menahan gejala knocking atau detonasi dini saat proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin. Semakin tinggi angka oktan, semakin besar kemampuannya untuk menahan detonasi, terutama pada mesin dengan rasio kompresi tinggi, turbocharger, atau mesin performa tinggi.
Pada dasarnya fungsi utama oktan bukan untuk membersihkan, melainkan untuk menghindari knocking. Di sinilah letak kesalahpahaman yang sering terjadi.
Banyak varian bensin beroktan tinggi yang dilengkapi dengan aditif deterjen pembersih, yang berfungsi melarutkan deposit karbon di ruang bakar, klep, dan injektor. Aditif inilah yang membuat ruang bakar menjadi lebih bersih, bukan angka oktannya.
Ketika orang merasakan perbedaan performa setelah beralih ke bensin RON tinggi, sebenarnya lebih banyak disumbang oleh efek aditifnya ketimbang oleh angka oktannya sendiri.Setiap mesin dirancang dengan kebutuhan oktan tertentu.
Menggunakan oktan lebih tinggi dari yang direkomendasikan tidak akan memberikan peningkatan tenaga signifikan, kecuali mesin anda memang bisa memanfaatkan oktan tersebut (misalnya: mesin turbo, mesin performa tinggi, atau kendaraan premium). Sebaliknya, menggunakan oktan lebih rendah dari yang seharusnya bisa memicu knocking, tenaga turun, konsumsi BBM boros, dan dalam jangka panjang bisa merusak mesin.
Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat bahwa bensin yang memiliki nilai oktan tinggi tidak dapat membersihkan ruang bakar mesin. Sebab mau bensin dengan oktan rendah sampai tinggi pun ruang bakar akan tetap menjadi kotor, tergantung kualitas dan kandungan additive BBM yang digunakan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa bukan angka oktan yang membersihkan mesin, melainkan aditif pembersih di dalam bahan bakar. Direkomendasikan untuk menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi mesin, dan manfaatkan bensin beraditif secara bijak untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal.
(Ihsan Ramadhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....