Amankah Isi Air Aki Saat Mesin Menyala?
- 24 Jun 2025 10:03 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Aki atau accu merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan kendaraan. Fungsinya adalah menyuplai listrik ke berbagai komponen, mulai starter, lampu, hingga sistem injeksi.
Salah satu bentuk perawatan aki basah adalah dengan rutin mengecek dan mengisi ulang air aki. Namun, muncul pertanyaan yang sering menimbulkan kebingungan di kalangan pemilik kendaraan: Benarkah mengisi air aki saat mesin menyala bisa membuat aki mati?
Air aki pada dasarnya berfungsi sebagai elektrolit yang memungkinkan reaksi kimia di dalam aki terjadi. Aki basah terdiri dari campuran air suling dan asam sulfat yang bekerja menghasilkan tegangan listrik.
Jika air elektrolit di dalam aki berkurang, maka efisiensi kerjanya menurun dan umur aki bisa lebih pendek. Tidak dianjurkan melakukan pengisian air aki ketika mesin sedang menyala, karena berpotensi merusak aki tersebut. Hal ini dapat terjadi dikarenakan:
Tegangan pengisian sedang aktif, saat mesin menyala, aki sedang berada dalam proses pengisian daya oleh alternator dengan tegangan sekitar 13,8–14,4 volt. Dalam kondisi ini, menambahkan air aki bisa menimbulkan percikan listrik jika terjadi kontak dengan logam atau alat konduktif lainnya. Percikan ini bisa memicu reaksi kimia atau bahkan ledakan kecil, terutama jika ada uap hidrogen di sekitar aki.
Risiko konsleting, apabila anda secara tidak sengaja menyentuh terminal aki saat mesin menyala, bisa terjadi hubungan arus pendek (short circuit). Ini dapat merusak komponen kelistrikan atau mengakibatkan kerusakan permanen pada aki.
Campuran elektrolit tidak merata, menambahkan air saat aki sedang dalam proses pengisian daya bisa membuat campuran elektrolit menjadi tidak stabil. Hal ini dapat mengganggu proses kimia di dalam aki dan dalam jangka panjang bisa menurunkan performanya.
Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat sebenarnya tidak ada hubungannya antara mengisi air aki dan aki menjadi mati. Air aki perlu dibuka dan ditambahkan karena ketika aki sedang bekerja terjadi proses penguapan, apabila lubang penguapan sengaja ditutup maka akan terjadi pecah.
Penguapan ini yang menyebabkan kadar keasaman air aki menjadi lebih kental, untuk mengencerkannya maka perlu adanya penambahan air aki. Waktu terbaik untuk mengisi air aki adalah ketika mesin dalam keadaan mati dan dingin.
Dengan kondisi ini, tidak ada aliran listrik aktif, dan anda bisa mengisi hingga batas maksimal yang dianjurkan (biasanya ditandai dengan garis "upper" dan "lower"). Berikut ini adalah tahapan pengisian aki yang benar:
Memastikan mesin mati dan kunci kontak dalam posisi off
Membuka penutup aki dengan hati-hati
Mengisi air aki sesuai batas yang ditentukan (gunakan air aki murni/deionisasi, bukan air mineral biasa)
Menutup kembali rapat dan membersihkan area sekitar terminal aki jika ada kotoran atau kerak.
Merawat aki memang penting, tapi lebih penting lagi untuk melakukannya dengan cara yang benar, agar kendaraan tetap awet dan aman digunakan.
(Ihsan Ramadhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....