Gear Park Saat Parkir Cepat Rusak Transmisi?

  • 23 Mei 2025 11:04 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Mobil bertransmisi otomatis (matic) semakin populer karena kemudahannya dalam pengoperasian. Namun, masih banyak pengemudi yang belum sepenuhnya memahami prosedur parkir yang benar pada mobil matic, khususnya terkait penggunaan gigi “P” (Park) tanpa mengaktifkan rem tangan. Lalu, benarkah kebiasaan ini bisa merusak transmisi?

Gear “P” pada mobil matic berfungsi untuk mengunci transmisi agar mobil tidak bisa bergerak saat diparkir. Ketika tuas transmisi dipindahkan ke posisi ini, sebuah komponen kecil di dalam transmisi yang disebut parking pawl akan mengunci poros output transmisi, sehingga roda tidak dapat berputar.

Gear “P” bukanlah sistem pengereman, melainkan hanya mekanisme pengunci. Oleh karena itu, mengandalkan gear “P” saja untuk menahan beban kendaraan, terutama di jalan menanjak atau menurun, sangat tidak disarankan.

Jika mobil diparkir hanya dengan mengandalkan gear “P” tanpa menarik rem tangan, seluruh beban mobil akan ditumpukan pada parking pawl. Hal ini berisiko menimbulkan kerusakan, terutama jika parkir dilakukan di permukaan yang tidak rata.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia sependapat bahwa kebiasaan menggunakan gear P saat parkir memunculkan resiko transmisi mobil akan cepat rusak. Pada transmisi mobil matic terdapat pen atau parking pawl yang memiliki fungsi menahan beban mobil dengan mengganjal flywheel atau gear paling besar pada transmisi matic ketika transmisi dimasukkan pada gear P. Sangat disarankan ketika akan parkir dalam waktu lama atau berada di jalanan yang tidak rata, wajib menggunakan rem tangan atau hand brake.

Berikut ini adalah beberapa akibat buruk kebiasaan menggunakan gear P saat parkir:

  1. Kerusakan parking pawl (pen), parking pawl tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan dalam jangka panjang atau beban besar. Jika terus-menerus dipaksa, komponen ini bisa aus, bengkok, bahkan patah.

  2. Sulit memindahkan tuas dari posisi P, saat beban kendaraan bertumpu pada parking pawl, tuas transmisi bisa menjadi sangat sulit dipindahkan dari posisi “P”. Anda mungkin perlu tenaga ekstra atau bahkan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada mekanisme transmisi.

  3. Potensi biaya servis mahal, Jika parking pawl atau bagian dalam transmisi rusak, biaya perbaikannya bisa sangat mahal, mengingat untuk pergantiannya harus melakukan turun sistem transmisi matic.

Meskipun terdengar sepele, kebiasaan ini bisa menyebabkan masalah besar di kemudian hari. Dengan membiasakan diri menarik rem tangan terlebih dahulu sebelum memasukkan tuas ke posisi “P”, Anda bisa menghindari kerusakan mahal dan menjaga performa transmisi tetap optimal.

(Ihsan Ramadhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....