Menambahkan Air AC Bikin Aki Jadi Lebih Awet?

  • 21 Mei 2025 15:12 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Di kalangan pengguna kendaraan, beredar mitos bahwa menambahkan air dari AC (air kondensasi) ke dalam aki dapat membuat aki lebih awet. Air AC ini dianggap murni dan bebas mineral karena merupakan hasil kondensasi, mirip dengan air suling yang direkomendasikan untuk aki basah. Namun, benarkah asumsi ini?

Air aki berisi dari air suling/deionisasi, telah melalui proses distilasi atau deionisasi untuk menghilangkan mineral, logam, dan zat pengotor lainnya. Karena bebas mineral, air ini tidak akan menyebabkan reaksi kimia yang merusak di dalam aki.

Namun sedikit berbeda dengan air aki, air AC meskipun terlihat jernih, air ini bukan sepenuhnya murni. Terbentuk dari uap air di udara yang mengembun pada permukaan dingin evaporator AC.

Berasal dari udara, air ini bisa mengandung debu mikro, jamur, bakteri, dan logam berat dari komponen AC, terutama jika sistem AC tidak rutin dibersihkan. Penggunaan air AC untuk mengisi aki memang tidak langsung menyebabkan kerusakan, namun dalam jangka panjang, kandungan pengotor yang tersisa dalam air AC bisa menumpuk dan mempercepat korosi pada pelat timah aki.

Ini dapat menurunkan efisiensi dan usia pakai aki. Ada beberapa risiko yang muncul menambahkan air AC pada aki antara lain:

  1. Korosi internal, kandungan logam atau ion lain dalam air bisa mempercepat korosi pada pelat aki.

  2. Kinerja aki menurun, air yang tidak murni bisa mengganggu reaksi kimia di dalam aki, membuat pengisian dan pelepasan daya menjadi tidak optimal.

  3. Pengendapan kotoran, zat terlarut dari air AC dapat membentuk endapan di dalam sel aki.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat bahwa penambahan air ac ke dalam aki dilakukan karena air aki original berisi H2SO4 atau biasa disebut asam sulfat. Dimana air aki ini terjadi penguapan saat digunakan sehingga membuat cairan aki akan menjadi mengental.

Apabila cairan aki berkurang atau lebih mengental, untuk mengencerkannya biasa digunakan adalah aquadest (H2O). Disarankan menggunakan aquadest supaya tidak menimbulkan residu, sehingga menambahkan air AC kedalam aki sebenarnya sah-sah saja dilakukan.

Menambahkan air AC ke dalam aki tidak disarankan jika tujuannya adalah untuk membuat aki lebih awet. Meskipun terlihat jernih dan bebas zat berbahaya secara kasat mata, air AC belum tentu benar-benar murni. Lebih direkomendasikan untuk menggunakan air suling atau air aki murni yang memang dirancang untuk keperluan tersebut.

(Ihsan Ramadhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....