Poles Kaca Mobil Bikin Kaca Jadi Mudah Pecah?
- 23 Apr 2025 14:27 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Memiliki kaca mobil yang bersih, bening, dan bebas goresan tentu menjadi dambaan banyak pemilik kendaraan. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan melakukan polishing atau pemolesan kaca mobil. Namun, di balik manfaat tersebut, muncul pertanyaan yang cukup meresahkan: apakah poles kaca bisa membuat kaca jadi lebih mudah pecah?
Poles kaca mobil adalah proses menghaluskan permukaan kaca dengan bantuan bahan abrasif dan mesin khusus. Tujuannya adalah untuk menghilangkan baret halus, noda air (jamur kaca), dan oksidasi yang membuat kaca buram.
Proses ini mirip dengan poles bodi mobil, hanya saja bahan dan tekniknya disesuaikan untuk material kaca yang lebih keras dan rapuh. Isu bahwa kaca akan lebih mudah pecah setelah dipoles biasanya muncul dari beberapa kasus di mana kaca retak atau pecah setelah pemolesan.
Secara teknis, polishing yang dilakukan dengan benar tidak akan membuat kaca jadi lebih rapuh atau mudah pecah. Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat bahwa melakukan poles kaca mobil bikin kaca jadi mudah pecah itu kemungkinan iya dan tidak.
Perlu diketahui bahwa poles kaca dilakukan secara gradasi untuk menghindari efek distorsi yang membuat pandangan dari kaca dalam menjadi cekung dan tidak nyaman. Simpelnya poles kaca mobil adalah mengikis permukaan kaca misalkan ketebalan kaca 10mm setelah dilakukan poles ketebalan kaca akan berkurang menjadi kisaran 9,8 - 9,5 mm.
Akan tetapi ketebalan kaca setelah dipoles tidak akan berkurang secara signifikan. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan poles kaca mobil:
Tingkat abrasi, jika bahan abrasif yang digunakan terlalu kasar, permukaan kaca bisa menjadi terlalu tipis pada titik-titik tertentu. Inilah yang bisa memicu keretakan, terutama jika terkena tekanan atau perubahan suhu mendadak. Maka penting untuk menggunakan produk khusus kaca (glass compound), bukan sembarang kompon.
Tekanan mesin poles, penggunaan mesin poles yang terlalu kuat atau terlalu lama di satu titik bisa menyebabkan pemanasan berlebih. Kaca bisa memuai secara tidak merata dan retak. Oleh karena itu, teknik poles harus dilakukan oleh teknisi berpengalaman.
Kondisi kaca, jika kaca sudah memiliki retakan mikro yang tidak terlihat mata, proses pemolesan bisa memperbesar retakan tersebut. Jadi, penting memeriksa kondisi kaca sebelum dilakukan treatment.
Kualitas produk dan teknisi, memilih tempat poles yang terpercaya dan menggunakan produk yang sesuai sangat menentukan hasil akhir. Banyak kasus kaca rusak karena dikerjakan oleh teknisi yang tidak berpengalaman.
Poles kaca mobil tidak akan membuat kaca mudah pecah, asalkan dilakukan dengan teknik yang tepat, bahan yang sesuai, dan oleh tenaga profesional. Justru dengan poles yang benar, kaca mobil bisa tampak seperti baru kembali dan meningkatkan visibilitas saat berkendara.
Jika anda berencana melakukan poles kaca, pastikan memilih jasa profesional. Hindari tergiur harga murah yang berisiko merusak kaca mobil kesayanganmu.
(Ihsan Ramadhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....