Bensin Oktan Lebih Tinggi Bikin Perjalanan Jauh Lebih Aman?

  • 21 Feb 2025 15:43 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Saat merencanakan perjalanan jauh, banyak pengendara mempertimbangkan berbagai faktor untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, termasuk pemilihan bahan bakar. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah bensin dengan oktan lebih tinggi benar-benar membuat perjalanan jauh lebih aman?

Angka oktan pada bensin menunjukkan ketahanannya terhadap tekanan sebelum terbakar dalam ruang bakar mesin. Semakin tinggi angka oktan, semakin besar ketahanan bensin terhadap detonasi atau knocking—sebuah kondisi di mana bahan bakar terbakar secara tidak terkendali sebelum waktunya, yang dapat merusak mesin.

Di Indonesia, bensin tersedia dalam berbagai pilihan oktan, seperti:

1. RON 88 (sudah sangat jarang ditemui)

2. RON 90

3. RON 92

4. RON 95

5. RON 98

Meski bensin dengan oktan lebih tinggi memiliki keunggulan, penggunaannya harus disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan. Jika mobil atau motor dirancang untuk menggunakan bensin RON 92, menggunakan bensin RON 98 tidak selalu memberikan manfaat signifikan dan bisa menjadi pemborosan.

Sebaliknya, jika kendaraan memang membutuhkan bensin beroktan tinggi, memaksakan penggunaan bensin beroktan rendah dapat meningkatkan risiko knocking dan menurunkan performa mesin, yang bisa berdampak pada keamanan perjalanan jauh.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia menuturkan penggunaan bensin dengan oktan yang lebih tinggi tidak selalu menjamin perjalanan jauh menjadi lebih aman, justru pengemudi harus menggunakan bensin dengan nilai oktan yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil. Saat melakukan perjalanan jauh yang harus diperhatikan adalah penggunaan gas atau akselerasi secara konstan.

Hal yang perlu diperhatikan lebih ketika pengemudi sedang melakukan perjalanan jauh adalah oli mesin dan coolant radiator. Ketika perjalanan jauh pengemudi harus memastikan bahwa oli dapat melumasi mesin dengan baik dan coolant dapat mentransfer panas dengan baik. Sehingga ketika mobil melaju di 3000 rpm atau kecepatan sekitar 100-120 km/jam ketika mesin terkena angin, coolant dapat mendistribusikan panas mesin dengan baik. Dengan penggunaan coolant yang baik pengemudi mendapatkan AC lebih dingin, suara mesin jadi lebih halus, dan efisiensi BBM bisa naik hingga 5%.

Bensin dengan oktan lebih tinggi dapat membantu meningkatkan performa mesin, mengurangi risiko knocking, dan memberikan efisiensi yang lebih baik dalam perjalanan jauh, terutama pada kendaraan yang memang direkomendasikan menggunakan bahan bakar tersebut. Namun, untuk kendaraan dengan spesifikasi lebih rendah, penggunaan bensin beroktan tinggi tidak selalu memberikan dampak signifikan terhadap keamanan perjalanan.

Jadi sebelum memilih bahan bakar, sebaiknya cek rekomendasi pabrikan kendaraan Anda dan sesuaikan dengan kebutuhan perjalanan agar pengalaman berkendara tetap nyaman dan aman.

(Ihsan Ramadhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....