Fitur Idling Stop Dapat Memperpendek Umur AC Mobil?
- 18 Feb 2025 10:22 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Fitur idling stop atau auto start-stop semakin umum ditemukan pada mobil modern. Teknologi ini berfungsi untuk mematikan mesin secara otomatis saat kendaraan berhenti sejenak, seperti di lampu merah, guna menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang. Namun, banyak pemilik mobil yang bertanya-tanya, apakah fitur ini dapat mempengaruhi umur komponen mobil lainnya, seperti AC?
Fitur idling stop bekerja dengan mematikan mesin saat kendaraan berhenti dan menyalakannya kembali saat pengemudi menginjak pedal gas atau melepaskan rem. Teknologi ini dikendalikan oleh sistem komputer yang memastikan mesin mati dan menyala kembali dengan mulus tanpa mengganggu performa kendaraan.
Ketika mesin mati akibat fitur idling stop, kompresor AC yang bekerja menggunakan tenaga mesin juga ikut berhenti. Hal ini bisa berdampak pada beberapa aspek, seperti:
1. Penurunan kinerja pendinginan, saat idling stop aktif, kompresor AC berhenti bekerja, sehingga udara yang keluar dari ventilasi kabin tidak lagi didinginkan secara optimal. Akibatnya, suhu di dalam kabin bisa naik, terutama jika cuaca panas atau saat berhenti dalam waktu lama.
2. Beban lebih pada kompresor, saat mesin kembali hidup, ketika mesin menyala kembali, kompresor AC harus bekerja lebih keras untuk mendinginkan kabin yang sudah mengalami peningkatan suhu. Beban tambahan ini berpotensi mempercepat keausan kompresor jika terjadi terlalu sering.
3. Pengaruh pada komponen listrik, beberapa mobil modern dilengkapi dengan kompresor AC elektrik yang tetap bekerja meski mesin mati. Namun, pada mobil yang masih menggunakan kompresor konvensional, fitur idling stop dapat membuat AC terasa kurang dingin saat berhenti.
Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia berpendapat fitur idling stop kemungkinan dapat berpengaruh kepada umur komponen AC mobil. Sebenarnya yang perlu diperhatikan lebih adalah komponen dinamo starter mobil, apabila fitur idling stop dihidupkan dan sedang berada di kemacetan lampu merah maka dinamo akan sering on-off atau bisa dikatakan dinamo starter bekerja secara tidak normal.
Secara teori fitur idling stop dapat menyebabkan komponen dinamo starter dan ac mobil menjadi lebih cepat rusak. Hal ini disebabkan adanya kondisi dimana voltase listrik akan drop tidak teraliri listrik selama beberapa saat, sehingga komponen akan tersegek secara sedikit-sedikit.
Namun perlu diingat beberapa ac mobil tidak bekerja berdasarkan magnetic clutch, dimana kompresor ac yang bekerja berdasarkan valve maka fitur idling stop tidak akan berpengaruh terhadap umur komponen ac nya. Fitur idling stop memang dapat memengaruhi kinerja AC, terutama dalam hal pendinginan saat mobil berhenti.
Namun, jika sistem AC terawat dengan baik dan digunakan dengan bijak, dampak negatifnya bisa diminimalisir. Teknologi ini tetap memberikan manfaat dalam hal efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi, sehingga penggunaannya masih sangat dianjurkan dalam kondisi yang sesuai.
(Ihsan Ramadhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....