Motor Terendam Banjir, Tips yang Bisa Dilakukan

  • 01 Feb 2025 16:41 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Musim hujan tiba, bahkan di beberapa daerah telah menyebabkan banjir. Tidak terkecuali, kondisi ini juga berdampak pada jalan raya, sehingga kendaraan bisa terendam air banjir.

Dikutip dari otomania. com, ada beberapa langkah penting yang perlu diambil jika motor sudah terkena banjir. Bahkan, langkah-langkah ini juga bisa diterapkan sebagai persiapan meskipun motor Anda belum terendam banjir. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan ketika motor terkena banjir:

1. Jangan Menghidupkan Mesin

Jika motor Anda sudah terendam banjir, disarankan untuk tidak langsung menghidupkannya, baik menggunakan electric starter maupun kick starter. Menghidupkan motor dalam kondisi ini bisa berisiko menyebabkan kerusakan, seperti piston pecah atau stang piston bengkok akibat fenomena water hammer, di mana air masuk ke ruang bakar melalui lubang udara atau knalpot.

2. Cari Tempat yang Lebih Tinggi atau Kering

Upayakan untuk memindahkan motor ke tempat yang lebih tinggi atau kering. Ini penting agar Anda bisa melakukan pemeriksaan pada motor. Sembari menunggu motor kering, Anda bisa mulai melepaskan bagian-bagian yang terendam air, seperti saringan udara, knalpot, dan busi.

3. Tindakan Pertama

Gunakan obeng untuk membuka penutup filter udara, kemudian keringkan area kotak filter udara serta filter, agar udara yang masuk bebas dari air. Selanjutnya, lepaskan leher knalpot dengan kunci T atau kunci pas agar air yang masuk ke ruang bakar bisa keluar. Setelah itu, balikkan knalpot agar sisa air dapat keluar. Terakhir, buka busi menggunakan kunci busi, dan bersihkan busi beserta rumah busi dengan menggunakan kain kering, karena busi adalah komponen penting dalam proses pembakaran mesin.

Setelah membersihkan ketiga bagian tersebut, Anda bisa membersihkan sisa-sisa air yang berada di ruang bakar dengan cara menstarter mesin agar piston bergerak dan mendorong air keluar, dalam kondisi busi dan knalpot belum terpasang. Jika sudah selesai dan motor dirasa kering serta aman, pasang kembali semua bagian seperti semula, kemudian coba starter kembali. Jangan lupa untuk segera mengganti oli agar terhindar dari masalah water hammer serta kerusakan pada komponen mesin akibat oli yang tercampur air.

4. Cek di Bengkel Resmi

Selain langkah-langkah di atas, kami juga merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan berkala di bengkel resmi. Kehadiran air di dalam motor dapat merusak komponen mesin dan sistem kelistrikan. Kerusakan ini bisa menyebabkan motor mogok, kehilangan tenaga, atau bahkan tidak bisa berjalan sama sekali.

(Syurie Ariandani)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....