AC Mobil Menyala dikecepatan tinggi, Merusak Kompresor AC?

  • 17 Jan 2025 10:23 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta; Banyak pengemudi yang percaya bahwa menyalakan AC mobil saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dapat merusak kompresor AC. Namun, apakah anggapan ini benar?

Penting untuk memahami bagaimana sistem AC mobil bekerja. AC mobil terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu kompresor, evaporator, kondensor, katup ekspansi, dan refrigeran. Kompresor berfungsi untuk memompa refrigeran melalui sistem sehingga udara dingin dapat dihasilkan. Kompresor AC digerakkan oleh mesin melalui belt (sabuk) dan bekerja secara otomatis sesuai kebutuhan. Saat Anda menyalakan AC, kopling magnetik pada kompresor akan terhubung dan memulai proses pendinginan.

Saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, putaran mesin (RPM) juga meningkat. Kompresor AC, yang terhubung langsung dengan mesin, akan mengikuti putaran ini. Namun, sistem AC modern dirancang untuk menangani berbagai kondisi RPM, termasuk pada kecepatan tinggi.

Ko Lung Lung Founder Dokter Mobil Indonesia mengatakan, menyalakan AC disaat RPM mobil sedang tinggi tidak akan membuat kompresor AC menjadi rusak. Karena kompresor AC mobil memiliki katup pengatur tekanan yang bekerja ketika RPM mobil terlalu tinggi maka katup akan melepaskan switch kompresor sehingga kompresor AC tidak menyala ketika mobil sedang berada di RPM tinggi, berkisar 6000-8000, kondisi ini sangat jarang terjadi karena normalnya ketika sedang berkendara itu RPM hanya berada di 3000-5000.

Kerusakan kompresor AC mobil sendiri umumnya disebabkan oleh beberapa faktor antara lain :

1. Kurangnya Pelumasan, kompresor membutuhkan pelumas agar dapat bekerja dengan lancar. Kekurangan pelumas dapat menyebabkan kompresor cepat aus

2. Refigeran yang Tidak Sesuai, menggunakan refrigeran dengan jenis atau tekanan yang tidak sesuai dapat merusak komponen AC

3. Kurangnya Perawatan, filter AC yang kotor atau tidak diganti secara rutin dapat membebani sistem AC

4. Kondisi Fanbelt yang Buruk, belt yang aus atau kendur dapat menyebabkan kompresor bekerja tidak optimal.

Menjaga perawatan rutin tetap menjadi kunci utama agar sistem AC berfungsi dengan baik dan tahan lama. Jika Anda merasa ragu atau mengalami masalah dengan AC mobil, sebaiknya konsultasikan dengan teknisi profesional untuk memastikan sistem AC tetap dalam kondisi optimal.

(Ihsan Ramadhana)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....