Perenang Artistik Gunakan Gelatin pada Rambut agar Selalu Rapi
- 29 Sep 2026 11:03 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Jika diperhatikan saat pertandingan, perenang artistik atau artistic swimmer hampir selalu tampil dengan rambut yang sangat rapi dan tetap menempel di kepala meskipun mereka melakukan gerakan cepat di dalam air. Rahasianya bukan sekadar hairspray atau gel rambut biasa, melainkan gelatin tanpa rasa yang dioleskan pada rambut sebelum pertandingan. Teknik ini digunakan untuk membuat rambut tetap tertata selama menjalankan rangkaian gerakan di dalam air.
Berdasarkan unggahan Youtube Akuatik Indonesia menjelaskan bahwa gelatin yang telah mengering membentuk semacam lapisan keras di sekitar rambut sehingga rambut tidak mudah berubah posisi ketika terkena air. Penggunaan gelatin memiliki fungsi utama untuk menjaga rambut tetap licin, rapat, dan tidak berantakan ketika atlet berenang. Gelatin digunakan agar rambut tetap tersisir ke belakang dan tidak mengganggu penampilan atlet selama berada di dalam air. Rambut yang tetap rapi juga membantu wajah atlet terlihat jelas sehingga ekspresi mereka dapat dinikmati oleh juri dan penonton.
Gelatin memiliki kemampuan membentuk lapisan yang mengeras setelah dicampurkan dengan air panas dan kemudian mendingin. Ketika diaplikasikan secara berlapis pada rambut yang sudah ditata, gelatin menghasilkan lapisan yang cukup kuat untuk mempertahankan bentuk rambut. Karena rambut tidak ditutup dengan swim cap seperti pada renang biasa, diperlukan cara lain untuk membuatnya tetap tertata di dalam air.
Kekuatan gelatin menjadi penting karena perenang artistik melakukan berbagai gerakan yang membutuhkan perubahan posisi tubuh secara cepat, termasuk berputar, mengangkat pasangan, melompat, dan berada dalam posisi terbalik di bawah air. Rambut yang mudah terurai dapat mengganggu tampilan keseluruhan dan membuat penampilan tim menjadi kurang seragam. Karena itu, rambut biasanya terlebih dahulu disanggul atau dikepang, kemudian dilapisi gelatin agar bentuknya bertahan selama rutinitas.
Teknik tersebut juga memungkinkan atlet menambahkan aksesori rambut tanpa mudah bergeser. Setelah rambut ditata dan dilapisi gelatin, atlet dapat memasang hiasan atau penutup rambut yang disesuaikan dengan kostum dan tema penampilan. Gelatin digunakan secara berlapis hingga menghasilkan rambut yang sangat kaku, kemudian diperkuat dengan jepit rambut, jaring rambut, dan hiasan kepala.
Gelatin juga dipilih karena produk penata rambut biasa tidak selalu mampu bertahan menghadapi air dalam jumlah banyak. Hairspray atau gel rambut umumnya dirancang untuk kondisi di luar air sehingga kekuatannya dapat berkurang ketika terus-menerus terkena air. Sebaliknya, gelatin yang telah mengeras membentuk lapisan pada rambut sehingga mampu mempertahankan bentuknya selama rutinitas berlangsung. Teknik ini membuat rambut terlihat licin dan mengilap sekaligus membantu mempertahankan bentuk sanggul.
Meski terlihat sederhana, prosesnya membutuhkan waktu dan ketelitian. Rambut harus ditata terlebih dahulu, kemudian gelatin yang telah dicairkan diaplikasikan secara bertahap hingga seluruh bagian yang diperlukan tertutup. Setelah mengeras, lapisan tersebut dapat terasa sangat kaku. Setelah pertandingan selesai, atlet biasanya perlu menggunakan air hangat atau panas dan waktu yang cukup untuk melunakkan kembali gelatin sebelum rambut dapat dibersihkan.
Jadi, gelatin pada rambut perenang artistik bukan sekadar trik kecantikan. Bahan tersebut berfungsi sebagai penahan rambut agar tetap rapi ketika atlet melakukan gerakan intensif di dalam air. Rambut yang tertata membantu mempertahankan keseragaman tim, menjaga wajah dan ekspresi tetap terlihat, serta mendukung unsur artistik yang menjadi ciri khas olahraga ini. Dengan demikian, di balik tampilan rambut yang sempurna saat pertandingan, terdapat persiapan yang cukup serius agar penampilan tetap terjaga dari awal hingga akhir pertunjukan. (Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....