Gelaran Peparprov Jateng 2026 Berpindah dari Semarang ke Surakarta
- 24 Sep 2026 21:56 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah yang semula direncanakan bertempat di Kota Semarang resmi dipindahkan ke Kota Surakarta. Pemerintah Kota Surakarta menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar ajang olahraga disabilitas tingkat daerah tersebut.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah. Pihaknya memastikan seluruh infrastruktur dan fasilitas pendukung di Kota Solo sudah siap digunakan.
"Kami mendapatkan rezeki yang semula sebelumnya di Semarang, tapi akhirnya Peparprov ada di Kota Solo dan kami siap menjadi tuan rumah Peparprov di Kota Solo," kata Wali Kota Surakarta Respati Ardi saat ditemui pasca pertemuan dengan NPCI Jawa Tengah di Balai Kota, pada Rabu 23 September 2026.
Respati Ardi menegaskan bahwa Kota Surakarta memiliki rekam jejak yang matang dalam menyelenggarakan berbagai kejuaraan olahraga disabilitas. Pengalaman mengampu ajang skala internasional hingga nasional menjadi modal utama kesiapan kota ini.
"Seratus persen siap karena kita sudah memiliki pengalaman dari ASEAN Para Games, Peparnas, jadi Peparprov dan tadi disampaikan dari NPCI bahwa menunjuk Kota Solo karena Kota Solo adalah ibu kotanya disabilitas," katanya menambahkan.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal NPCI Pusat, Rima Ferdianto menjelaskan bahwa pemindahan lokasi dilakukan akibat kendala aksesibilitas dan anggaran di Kota Semarang. Kota Surakarta dipilih lantaran memiliki legacy arena olahraga serta sumber daya manusia yang berpengalaman.
"Terpilihnya karena kita sudah pernah mengadakan ASEAN Para Games, event internasional, Peparnas. Kemudian masih banyak legacy atau tinggalan event tersebut yang nantinya akan sangat membantu pelaksanaan Peparprov ini," ucap Wasekjen NPCI Pusat Rima Ferdianto.
Dirinya menambahkan, kesiapan Kota Surakarta juga didukung oleh panitia pelaksana lokal yang tidak perlu melakukan pelatihan ulang. Selain itu, pengecekan arena pertandingan (venue) terus dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas ramah disabilitas dan layak digunakan.
"Persiapan otomatis panitia Solo Raya sudah sangat berpengalaman dengan event disabilitas jadi tidak perlu training lagi. Kemudian venue juga tetap akan dikontrol oleh Mas Wali sehingga memastikan benar-benar layak dipakai," ucapnya menambahkan.
Rencananya Peparprov Jawa Tengah akan dijadwalkan berlangsung pada 22-26 November 2026 mendatang. Dalam data sebelumnya, Perparprov akan diikuti sekitar 1.400 atlet, pelatih dan official dari 35 Kabupaten Kota yang akan memperebutkan mendali di 14 cabang olahraga. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....