Nafis Mahendra Terpilih Pimpin Percasi Surakarta 2026–2030

  • 16 Sep 2026 22:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Nafis Mahendra terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Surakarta masa bakti 2026–2030 melalui Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar di Kantor KONI Kota Surakarta, Minggu 13 September 2026. Pemilihan berlangsung dalam sidang yang diwarnai sejumlah interupsi dan dinamika antarperwakilan klub.

Muskot dihadiri 13 utusan klub catur di bawah naungan Percasi Surakarta serta 15 orang jajaran pengurus. Panitia juga melibatkan unsur pengamanan eksternal untuk menjaga situasi selama persidangan berlangsung.

Ketegangan sempat terjadi ketika Budi Setiadi dari klub BKCC menyampaikan protes dalam persidangan. Situasi tersebut sempat membuat pihak pengamanan eksternal berencana mengeluarkan Budi dari ruang sidang, tetapi tindakan itu dicegah Guntur selaku pimpinan sidang dari internal Percasi.

Dinamika sidang berlanjut ketika Kholifi, perwakilan klub catur Kuda Praon, beberapa kali mengusulkan skorsing. Usulan tersebut disampaikan untuk memberikan kesempatan kepada calon ketua umum lainnya, Taufiq Qurrahman, yang belum hadir saat agenda penyampaian visi dan misi.

Guntur kemudian meminta pihak-pihak yang tidak berkepentingan dengan jalannya musyawarah untuk meninggalkan ruang sidang. Langkah tersebut juga berlaku bagi pewarta dan tim media internal KONI Kota Surakarta agar proses musyawarah dapat berlangsung tanpa intervensi dari pihak luar.

Pemilihan ketua umum akhirnya dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara. Dari 18 pemegang hak suara, sebanyak 15 suara digunakan dalam voting, sedangkan tiga pemegang hak suara tidak hadir.

“Sebagai pimpinan sidang, saya harus tetap netral dan menjaga supaya proses pemilihan itu berlangsung secara demokratis,” ujar Guntur. Ia menyebut dinamika dalam persidangan merupakan hal yang biasa selama proses demokrasi dan tugas pimpinan sidang memastikan agenda dapat diselesaikan.

“Dinamika seperti tadi hal yang biasa, yang penting tugas kami mengawal supaya agenda ini selesai tuntas dan tidak tertunda,” ucapnya.

Terpilihnya Nafis Mahendra menjadi awal kepengurusan Percasi Surakarta untuk periode 2026–2030. Di usia 27 tahun, Nafis menyatakan akan membawa semangat regenerasi dengan visi “Bersatu, Berbenah, dan Berprestasi”.

“Langkah awal kita akan lakukan pembenahan organisasi dan tata kelola,” kata Nafis. Ia juga menegaskan komitmennya merangkul seluruh elemen Percasi setelah adanya perbedaan pilihan dalam Muskot.

“Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab untuk membawa catur Surakarta menjadi lebih baik,” ujar Nafis. Ia berharap semangat generasi muda dapat mendorong Percasi menjadi organisasi yang solid, terbuka, dan berorientasi pada prestasi.

Nafis juga akan memfokuskan kepengurusan pada pembinaan atlet usia muda melalui kolaborasi dengan sekolah, klub, komunitas, dan pelatih. “Kita harus menyiapkan generasi pecatur sejak usia muda. Talenta-talenta baru harus ditemukan, dibina, dan diberikan ruang untuk berkembang serta berkompetisi,” ucapnya. (SIFA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....