Kejurnas Drag Bike Gubernur Cup di Solo Meriah, Melibatkan 500 Dragber

  • 06 Sep 2026 22:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sirkuit non permanen di jalan Menteri Supeno, tepat disebelah utara Stadion Manahan Solo benar-benar semarak dengan suara deru mesin sepeda motor, saat berlangsung Kejurnas Drag Bike Piala Gubernur Jateng tahun 2026, Minggu 06 September 2026.

Balapan di lintasan sepanjang 201 meter yang secara simbolis bendera start dilakukan Gubernur Ahmad Lutfi itu melibatkan sekitar 500 dragber yang datang dari berbagai kota di Indonesia.

Gubernur Ahmad Lutfi mengatakan, selain sebagai ajang prestasi, drab bike juga untuk memawadai sekaligus merespon pembalap liar yang selama ini sering dilakukan di jalan raya.

“Ya, ajang balapan Drab Bike secara berkala akan digelar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Nanti Boyolali juga sudah siap sebagai tuuan rumah,” ujar Lutfi.

Tujuanya menurut Gubernur Adalah untuk meredam lakalantas yang selama ini sering terjadi dengan korbannya diawali dengan kebut-kebutan di jalan raya.

“Jelas kami punya misi, kenapa Drag Bike harus sering kita gelar. Agar para kawula muda yang suka kebut-kebutan itu dapat menyalurkan hobinya,sekaligus meredam lakalantas,” kata dia.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah yang telah menginisiasi Kejurnas balap motor Drag Bike 2026.

“Terima kasih kepada pak Gubernur yang sudah menginisiasi acara balpan ini. Sebab kegiatan positif dalam ivent resmi dapat menyalurkan hobi sekaligus meredam balapan liar yang selama ini maish sering terjadi di jalan raya " ujar Kapolresta

Kapolresta juga mengajak para pemuda yang memiliki hobi kebut-kebutan dapat mengikuti ivent yang secara berkala digelar di berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah,” ujar Kapolresta.

"Bagi pemuda yang punya hobi, balapa., monggo ikuti balapan Drag Bike yang akan digelar secara berkala," katanya.

Sementara itu ketua panitia Drag Bike Piala Gubernur Jateng 2026, Arif Yulianto mengatakan kejurnas itu menjadi wadah bagi anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga balap motor.

“Ajang resmi seperti Drag Bike dapat menjadi ruang bagi pembalap muda untuk menyalurkan kemampuan secara aman dan sportif,” ujar dia.

Di balik persaingan di lintasan, ivent tersebut juga membawa misi lain. Panitia ingin menyediakan wadah resmi bagi penghobi balap motor, khususnya kalangan anak muda, agar kegemaran memacu kendaraan tidak disalurkan melalui kebut-kebutan di jalan raya.

“Ivent ini sebenarnya dibuat sedemikian rupa agar anak-anak muda hobinya tersalurkan. Daripada kebut-kebutan di jalan, ini adalah untuk mewadahi hobi-hobi anak muda yang sering kebut-kebutan di jalan,” ujarnya.

Selain menjadi wadah kompetisi, Drag Bike di Solo kata dia juga diarahkan untuk mendukung pengembangan sport tourism, sesuai dengan target dari Pemkot Solo. (Edwi)

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....