Format Poin Relay Kejuaraan Badminton Asia Junior Beregu Campuran 2026
- 26 Jun 2026 08:04 WIB
- Surakarta
RRI,CO.ID, Surakarta - Badminton Asia Junior Championship 2026 digelar pada 26-30 Juni di Yatsushiro, Kumamoto, Jepang. Pada kejuaraan Junior penentuan poin kemenangan berbeda dengan badminton pada umumnya.
Berdasarkan unggahan akun instagram resmi PBSI @badminton.ina, badminton Asia Junior Championship 2026 beregu campuran menggunakan skema relay poin. Skema ini sudah sering digunakan saat kompetisi bulutangkis tingkat junior.
Format pertandingan menggunakan best of three sets, artinya tim yang memenangkan dua set dinyatakan menjadi pemenang pertandingan. Setiap set dimainkan hingga 55 poin relay di mana setiap tim yang mencapai nilai 55 terlebih dahulu adalah pemenangnya.
Komposisi tiap set terdiri dari 5 pertandingan yaitu pertandingan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Pertandingan pertama mengumpulkan 0 sampai 11 poin, kedua 11 sampai 22 poin, ketiga 22 sampai 33 poin, keempat 33 sampai 44 poin, dan kelima 44 sampai 55 poin.
Skor pertandingan berikutnya selalu dimulai dari pertandingan sebelumnya. Misalkan, pertandingan pertama berakhir dengan skor 11-8 maka pertandingan kedua akan dimulai dari nilai itu dan begitu seterusnya hingga mencapai skor 55 terlebih dahulu.
Apabila kedua tim memperoleh nilai 54-54 maka tidak ada sistem duece (yus) yang artinya siapapun yang mencapai skor 55 akan memenangkan set. Kemudian pemenang set akan melakukan servis pertama pada set berikutnya.
Urutan pemain yang diturunkan sudah ditentukan sejak awal antara kedua tim namun pergantian pemain tetap diperkenankan. Pergantian pemain di set pertama diperbolehkan maksimal satu kali apabila ada pemain yang cedera. Pergantian pada set kedua maksimal dua kali karena cidera atau taktikal. Sementara pada set ketiga bergantian maksimal 3 kali karena alasan cidera atau mengubah taktik.
Ketentuan tambahan yang harus diperhatikan adalah sebelum pertandingan masing-masing manajer tim dan wasit akan menentukan urutan permainan (order of play) dan juga menentukan sisi set pertama. Wasit melakukan undian untuk manajer tim mana yang berhak menentukan urutan pertandingan (order of play).
Urutan permainan yang telah ditetapkan akan berlangsung sama pada set pertama, kedua, dan ketiga. Pemain yang mundur karena cidera atau sakit dan tidak dapat melanjutkan pertandingan pada saat itu tetapi boleh dimainkan kembali pada pertandingan berikutnya. (Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....