KONI Boyolali Targetkan Masuk 10 Besar pada Porprov Jateng 2026

  • 25 Mei 2026 21:24 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Kabupaten Boyolali terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Sebanyak 36 cabang olahraga (cabor) telah menjalani training center (TC) dan berbagai tahapan evaluasi guna mewujudkan target masuk 10 besar di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Ketua KONI Boyolali, Joko Raharjo mengatakan, saat ini persiapan kontingen Boyolali telah mencapai sekitar 40 persen. Pihaknya optimistis seluruh kesiapan atlet maupun official dapat mencapai 100 persen menjelang pelaksanaan Porprov pada Oktober 2026 mendatang.

“KONI telah mempersiapkan atlet untuk menyongsong Porprov 2026 dengan mengadakan TC di 36 cabor. Persiapan saat ini sekitar 40 persen dan diharapkan Oktober nanti sudah 100 persen siap bertanding,” kata Joko Raharjo kepada media Senin 25 Mei 2026.

Menurutnya, sejak awal KONI Boyolali menargetkan mampu menembus 10 besar pada Porprov Jawa Tengah 2026. Sejumlah cabang olahraga unggulan diharapkan mampu menyumbangkan medali bagi Kabupaten Boyolali, salah satunya cabang balap sepeda.

“Semoga cabor-cabor andalan kami bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Boyolali. Salah satu cabor unggulan kami adalah balap sepeda,” ujarnya. Joko juga berharap seluruh atlet semakin percaya diri dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Boyolali di tingkat Jawa Tengah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Boyolali sekaligus Ketua Panitia Kontingen Porprov 2026, Yudi Kristanto menjelaskan, secara keseluruhan persiapan kontingen Boyolali terus dimatangkan, mulai dari administrasi, perlengkapan, hingga kesiapan atlet dan official.

Pada Porprov 2026 mendatang, Boyolali akan mengikuti 36 cabang olahraga dengan kekuatan 254 atlet dan 62 official serta pelatih. Dengan demikian, total kontingen Boyolali mencapai 316 orang. “Secara umum seluruh cabor sudah menyiapkan segala sesuatunya. Persiapan mulai dari pengajuan perlengkapan, monitoring evaluasi, hingga tes fisik terus dilakukan,” jelas Yudi.

Menurutnya, target masuk 10 besar menjadi motivasi seluruh tim kontingen Boyolali. Menjelang pelaksanaan Porprov, KONI bersama panitia terus memberikan dukungan dan motivasi kepada atlet agar mampu tampil maksimal saat bertanding nanti.

“Kami terus melakukan upaya-upaya untuk memotivasi atlet dengan dukungan yang bisa difasilitasi KONI secara maksimal sehingga target 10 besar bisa tercapai,” katanya. Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Boyolali, Rony Syaifullah menambahkan, persiapan kontingen Boyolali telah dilakukan sejak April 2026 melalui tes fisik awal terhadap 256 atlet dari 36 cabang olahraga di Stadion Kebo Giro.

“Hasil tes fisik menjadi dasar evaluasi bagi masing-masing cabor, khususnya dalam peningkatan kondisi fisik atlet,” ujar Rony. Selain itu, selama Mei 2026 tim monitoring dan evaluasi KONI Boyolali juga melakukan kunjungan ke tempat latihan masing-masing cabang olahraga. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pemantauan rutin hingga pelaksanaan Porprov.

Menurut Rony, saat ini kesiapan kontingen Boyolali terus dilakukan, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Ia berharap cabang olahraga yang sebelumnya telah menyumbangkan medali mampu meningkatkan prestasi, sementara cabor lain bisa menjadi kejutan baru bagi Boyolali.

“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Boyolali, baik secara moral maupun pendanaan, agar atlet bisa bertanding secara optimal,” pungkasnya.. (Kisno/Rill)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....