Pengurus KONI-Boyolali Dikukuhkan, Targetkan Masuk 10 Besar Porprov

  • 31 Des 2025 21:03 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Boyolali : Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boyolali Masa Bakti 2023–2027 resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua KONI Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko.

Prosesi pengukuhan dan pelantikan Penggantian Antar Waktu (PAW) tersebut digelar di Front One Boutique Adria Boyolali, Selasa (20/12/2025) malam.

Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari pemilihan ketua pada Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablur) yang dilaksanakan pada 15 Oktober 2025 lalu.

Bupati Boyolali Agus Irawan yang hadir dalam acara tersebut berharap kepengurusan KONI yang baru dapat menjadi harapan baru bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Boyolali.

Dia menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. “KONI akan mulai melakukan pembibitan atlet sejak tingkat sekolah dasar, sehingga seluruh cabang olahraga di Kabupaten Boyolali bisa terfasilitasi dengan baik. Dengan begitu, prestasi atlet Boyolali ke depan akan semakin meningkat,” ujar Bupati Agus.

Usai resmi dilantik sebagai Ketua KONI Kabupaten Boyolali, Joko Raharjo menyampaikan bahwa target utama KONI ke depan adalah menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah tahun 2026. Ia menargetkan Boyolali mampu menembus peringkat sepuluh besar.

“Pada Porprov 2023 kita berada di peringkat 13. Tahun 2026 kami menargetkan masuk 10 besar. Meski waktu persiapan cukup singkat, kami akan memaksimalkan dengan pemusatan latihan atau training center selama enam bulan,” ungkap Joko.

Adapun susunan pengurus KONI Kabupaten Boyolali yang dikukuhkan yakni Joko Raharjo sebagai Ketua, Bambang Widayanto sebagai Sekretaris, dan Aldila Fajri sebagai Bendahara.

Bupat Boyolali Agus Irawan (Pakai Topi) berfoto bersama dengan ketua KONI Jateng Sujarwanto Dwiatmoko dan Pengurus KONI Kabupaten Boyolali.

Pada kesempatan yang sama, KONI Kabupaten Boyolali juga menyerahkan bantuan uang pembinaan kepada atlet dan pelatih asal Boyolali yang tergabung dalam kontingen Jawa Tengah dan meraih medali pada PON XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumatera Utara.

Atlet PERBAKIN Maulidya Eka Darmayati dan atlet Terbang Layang Sugianto yang meraih medali perak masing-masing menerima uang pembinaan sebesar Rp12 juta. Atlet ISSI Shafira Nur Azizah Gunawan Putri yang meraih medali perak beregu menerima Rp7,5 juta.

Atlet Terjun Payung Petrus Riyadi, Fatoni, Sutrisna, dan Tri Herwanto yang meraih medali perak beregu menerima uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Sementara atlet PBFI Handono dan atlet Terjun Payung Petrus Riyadi yang meraih medali perunggu menerima Rp7,5 juta.

Atlet Woodball Bambang Haryadi peraih medali perunggu beregu menerima Rp3.750.000. Atlet Rugby Yunita Wahyu Wulandari dan Qoiril Anissa peraih medali perunggu beregu menerima Rp5 juta.

Selain itu, atlet Pencak Silat Wahyu Nian Tri Firmansyah, Muhammad Abdul Rozak, dan Ardan Syaifudin yang meraih medali perunggu beregu menerima uang pembinaan sebesar Rp10 juta.

Untuk kategori pelatih, Bido Angkasa selaku pelatih Terbang Layang menerima Rp1,8 juta. Pelatih dan asisten pelatih Terjun Payung, Edi Darmanto dan Eko Wahyudi, masing-masing menerima Rp1,7 juta.

Sementara asisten pelatih Pencak Silat, Tuti Winarni, menerima uang pembinaan sebesar Rp1.550.000. Dengan kepengurusan baru dan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, KONI Boyolali optimistis prestasi olahraga daerah akan semakin meningkat di masa mendatang. (Edwi/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....