Warga Keluhkan Limbah SPPG di Ulas, Pemkot Cek Laporan

  • 19 Okt 2025 21:57 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Surakarta: Warga Solo mengeluhkan limbah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah Banyuanyar, Banjarsari. Warga mengeluhkan limbah tersebut pada kanal Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS).

Menyikapi itu Pemerintah Kota akan mengecek lokasi soal kebenaran limbah yang dikeluhkan warga tersebut.

Berdasarkan ULAS yang dilaporkan oleh salah seorang warga bernama Sumarman pada 16 Oktober 2025 itu, warga RT 01 RW 06 Banyuanyar meminta agar dapur MBG yang ada di wilayah itu ditutup karena terindikasi berdampak pada pencemaran lingkungan di wilayah setempat.

“Mohon dapur MBG di wilayah kami ditutup karena selama dapur ini beroperasi dan sampai sekarang limbahnya mencemari lingkungan,” tulis dia dalam ulas saat dilansir rri.co.id Minggu (19/10/2025).

Merespon aduan tersebut, Pemkot Surakarta akan menindaklanjuti keluhan tersebut. Meski demikian Pemkot belum bisa memastikan kebenaran terkait pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari limbah SPPG yang ada di wilayah setempat, termasuk jika ke depan dibutuhkan uji laboratorium terkait air limbah tersebut.

“Setelah aduan itu masuk di ULAS langsung kami teruskan ke dinas terkait, karena mereka juga masuk ke Satgas MBG yang dibentuk pemerintah kota. Warga menduganya memang dari dapur, tetapi kan harus kita cek dulu benar atau tidaknya. Ini sudah kami teruskan ke DLH karena berkaitan dengan pengelolaan limbah domestik dan sebagainya,” PIC Satgas MBG Percepatan SPPG Kota Surakarta, Winarno, Minggu (19/10).

Terpisah Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta Agung Riyadi meminta jajarannya untuk segera melakukan pengecekan. Di sisi lain, pengawasan terhadap keberadaan SPPG atau Dapur MBG di Solo juga terus dilakukan termasuk dalam tata kelola sampah dan air limbah di lokasi tersebut.

“Kita sampaikan terkait Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL) ke semua pengelola SPPG). Nanti ditindaklanjuti dengan pengecekan lapangan,” ucap Agung. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....