Solo Sebagai Barometer Politik, Komisi II DPR RI Temui Gibran

  • 08 Jul 2024 18:48 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Surakarta: Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kota Solo, Senin (8/7/2024) sebagai persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Kunker ini dipimpin Anggota DPR Mohammad Toha.

Dalam kesempatan itu Toh mengatakan, Komisi II DPR melakukan kunjungan kerja ke Solo karena Kota Bengawan sebagai barometer politik nasional.

“Solo sebagai tolak ukur barometer perpolitikan Indonesia. Kalau Solo sukses, partisipasi baik, Pilkada baik, persiapan baik, insya Allah Indonesia baik,” ungkap Toha di Balai Kota Solo.

Menurut Toha, Gibran merupakan sosok yang mewakili anak muda. Gibran dapat mendorong warga untuk berpartisipasi pada pesta politik.

“Komisi II mendorong membuat Undang-undang, memuat peraturannya, agar partisipasi termasuk seluruh minoritas, anak muda, perempuan lebih tinggi. Saya lihat KPU siap, anggaran sudah dicukupi. Sudah dicukupi pemerintah daerah,” ujar dia.

Terkait partisipasi masyarakat, ia juga akan mendorong dengan membuat undang-undang.

"Membuat peraturannya agar partisipasi dari seluruh pihak termasuk minoritas, anak muda, perempuan, itu yang pengarusutamaan lebih tinggi lagi," ujar dia.

Ketua KPU Solo, Bambang Christanto mengatakan KPU Solo optimis bisa mencatat tingkat partisipasi pemilih pemilih Pilkada 2024 di atas 80 persen. Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Solo sebelumnya sekitar 70,52%.

"Bahwa dalam Pemilu kemarin di 1.773 TPS berjalan lancar, dan besok Pilkada di 853 harapan kami juga lancar," kata Bambang Christianto sesuai menghadiri kunker Komisi II DPR RI di Balaikota Solo.

Dia menjelaskan beberapa persiapan tahapan pemutakhiran data pemilih, antara lain melaksanakan koordinasi dengan kegiatan audiensi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Solo terkait persiapan pemuktahiran data pemilih. Kemudian melaksanakan bimtek pemuktahiran data pemilih.

"Partisipasi Pilpres kemarin 87 persen, kalau yang lain itu diangka 86 persen. Target KPU Pilkada besok tetap di atas 80 persen." MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....