Debat Pilkada Sragen, KPU Ajak Masyarakat Melu Handarbeni Mbangun Sragen Asri
- 30 Okt 2024 19:08 WIB
- Surakarta
KBRN,Sragen: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen menggelar debat publik Calon Bupati Wakil Bupati Pilkada 2024 di Gedung Sasana Manggala Sukawati, Rabu (30/10/2024). Debat dihadiri ratusan pendukung Paslon Cabub-Cawabub perwakilan tokoh masyarakat, Bupati Sragen hingga Pejabat Forkompinda.
Pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2024 nomor urut 01 Untung Wibowo Sukawati-Suwardi mengenakan pakaian putih dengan bawahan hitam. Begitu pula dengan puluhan pendukungnya.
Sementara itu Paslon nomor 02 Sigit Pamungkas-Suroto mengikuti debat pertama dengan mengenakan pakai biru muda bawahan hitam. Pendukungnya juga mengenakan pakaian dengan warna yang sama Paslon.
Debat diawali pukul 13.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Debat perdana ini mengusung tema, 'Mewujudkan Pemerintahan Kabupaten Sragen Yang Baik dan Bersih Menyongsong Indonesia Emas: Sinergi Hukum, HAM, Anti Korupsi, Pelayanan Publik, Pendidikan, dan Peningkatan Peran Pemuda'.
Dengan berbagai sub tema, mulai dari kepatuhan hukum, pemenuhan dan perlindungan HAM, anti korupsi, pelayanan publik, pendidikan dan peningkatan peran pemuda.
Ketua KPU Sragen Prihantoro mengatakan debat pertama untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah yang demokratis, adil, transparan, dan berkualitas. Prihantoro menyampaikan, Pilkada 2024 ini memilikimu tagline "Melu Handarbeni Mbangun Sragen Asri".
"Artinya, ikut bertanggung jawab dan memiliki tanah kelahiran kita serta mengembangkan tanah Sragen yang asri, sejahtera, dan makmur," kata Prihantoro dalam sambutan membuka debat Pilkada Sragen.
Untuk itu pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal dan mensukseskan Pilkada 2024. Dengan sikap bijaksana, menjaga kerukunan, berpegang teguh pada nilai-nilai demokrasi.
"Kami juga mengingatkan bahwa Pilkada ini bukan sekadar memilih pemimpin. Tapi mencerminkan kebersamaan dan kesadaran kita sebagai warga masyarakat Sragen," ucap dia.
Debat publik ini mendapatkan pengamanan sekitar 250 personil gabungan TNI-Polri dan Satpol-PP. KPU membatasi penonton debat secara langsung di lokasi acara hanya 300 orang.
Akibat peserta dibatasi, sehingga hanya pemegang id card KPU saja yang boleh masuk ke SMS. Akhirnya ratusan pendukung masing-masing Paslon tertahan di pintu gerbang gedung.
Baik Paslon nomor urut 01 maupun 02 tetap memberikan dukungan dari luar. Mereka tetap meneriakkan yel-yel untuk memberikan semangat kepada Paslon yang mereka dukung. Sampai acara berakhir debat berjalan kondusif. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....