Jeruk Mandarin, Si Bulat Identik Saat Perayaan Imlek

  • 18 Nov 2025 13:10 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Jeruk mandarin menjadi simbol yang sangat khas saat perayaan Imlek. Hal itu karena dianggap membawa keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan.

Dalam budaya Tionghoa, warna oranye keemasan pada jeruk mandarin melambangkan warna emas, yang diartikan sebagai simbol rezeki dan kekayaan. Selain itu, dalam bahasa Mandarin, kata “jeruk” ( jú) terdengar mirip dengan kata “beruntung” ( jí).

Karena kesamaan bunyi inilah, jeruk mandarin sering diberikan sebagai hadiah untuk mendoakan keberuntungan di tahun yang baru. Jeruk mandarin juga melambangkan keutuhan keluarga dan keharmonisan.

Saat Imlek, keluarga biasanya menukar atau memberikan dua buah jeruk kepada tamu atau kerabat, yang berarti “mendatangkan keberuntungan ganda”.

Warna dan bentuk jeruk mandarin juga membawa makna simbolis tersendiri dalam budaya imlek. Buah berbentuk bundar dan berwarna orange keemasan, dianggap menyerupai koin emas, sehingga melambangkan kekayaan dan kemakmuran yang diharapkan di tahunbaru..

Menurutakundari TikTok @chineseculture.id, jeruk mandarin bukan hanya sekedar buah, tapi simbol doa agar tahun baru penuh kemakmuran dan kesehatan.

Selain makna filosofisnya, jeruk mandarin juga dipilih karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Rasa manis ini dianggap sebagai harapan agar kehidupan di tahun baru terasa manis dan penuh kebahagiaan.

Itulah mengapa setiap kali Imlek tiba, jeruk mandarin selalu hadir di meja makan, dalam bingkisan, bahkan dijadikan dekorasi rumah. Bukan hanya buah biasa, tetapi simbol positif yang membawa harapan baru untuk masa depan yang lebihcerah. (Magang/Adilla)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....