Mengenal Peradaban Daun Tembakau Dari Masa ke Masa
- 31 Mei 2025 21:22 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Daun tembakau (Nicotiana tabacum ) sudah digunakan oleh suku-suku asli di benua Amerika seperti suku Maya dan suku Karibia sejak sekitar 1000 SM atau sejak ribuan tahun lalu. Mereka merokok, mengunyah atau menggunakan tembakau dalam upacara keagamaan dan ritual.
Menurut Keep It Sacred (ITCMI), sebuah organisasi yang fokus meningkatkan kualitas dan kinerja sistem kesehatan masyarakat Indian, tembakau tradisional dalam budaya masyarakat adat merupakan bagian penting dari praktik spiritual dan penyembuhan. Bagi Suku-suku asli di Amerika Tembakau dianggap sebagai tanaman suci dan digunakan dalam upacara adat serta sebagai persembahan kepada roh leluhur.
Awalnya masyarakat asli Amerika mengunyah tembakau untuk tujuan spiritual, sosial, dan pengobatan. Tembakau dianggap tanaman suci dan mengunyah, merokok, atau membakar tembakau dalam ritual keagamaan adalah media komunikasi dengan roh atau dewa melalui doa, meditasi dan ritual lainnya.
Sebagai obat tradisional tembakau dipercaya bisa meredakan rasa sakit (seperti sakit gigi atau luka),mengatasi kelelahan dan membantu melawan gigitan serangga atau infeksi kulit jika dioleskan. Sebagai tujuan sosial tembakau juga dianggap persembahan dalam upacara adat kepada roh leluhur dan media perdamaian antar suku.
Sementara itu penggunaan tembakau dalam dunia modern bersifat komersial dan massal dalam bentuk rokok yang dikonsumsi secara harian untuk hiburan, kebiasaan sosial, atau pelarian dari stres. Tembakau modern itu sudah mengalami banyak proses industri dan penambahan bahan kimia, sehingga risiko kesehatan seperti kanker, gangguan pernapasan, dan penyakit jantung jauh lebih besar.
(Wiwik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....