Sejarah Ayam Taliwang, Kuliner Perdamaian Antara Dua Kerajaan

  • 14 Jul 2024 20:47 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Siapa yang tak kenal ayam taliwang? Masakan ayam tradisional Indonesia yang satu ini sangat digemari tidak hanya di kalangan masyarakat Indonesia namun juga wisatawan mancanegara. Ayam Taliwang terbuat dari ayam kampung berukuran kecil yang diolah dengan bumbu khusus seperti bawang merah, bawang putih, tomat, cabai merah, terasi dan lengkuas. Biasanya ayam taliwang dimasak dengan cara digoreng atau dibakar. Namun kebanyakan ayam taliwang direbus dan dipanggang. Karena menggunakan ayam kampung, tekstur dagingnya empuk dan kenyal. Ayam Taliwang biasanya disajikan dengan nasi putih panas,kol, kacang refried, dan sambal merah. Meskipun terkenal, namun belum begitu banyak yang tahu sejarah ayam taliwang.

Asal usul dan penciptaan nama Ayam Taliwang

Dilansir dari laman Wikipedia, nama Ayam Taliwang diambil dari nama kerajaan, yaitu Kerajaan Taliwang dan nama daerah yang disebut Karang Taliwang. Kerajaan Taliwang adalah sebuah kerajaan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Menurut sejarah, ayam taliwang ini konon berasal dari masakan yang dimasak bernama ayam pelalah. Ayam pelalah adalah hidangan tradisional Bali yang bercirikan ayam cincang dan bumbu pedas. Ayam Taliwang tidak hanya berbahan dasar ayam pelalah saja, namun juga terinspirasi dari budaya keluarga Sasak yang menyukai makanan manis. Suku Sasak merupakan suku yang tinggal di Pulau Lombok.

Populer di Lombok tapi aslinya dari Sumbawa

Jika dilihat asal usulnya, kita akan melihat bahwa ayam Taliwang ini sebenarnya berasal dari Taliwang, Sumbawa. Namun keberadaannya sudah sangat populer di Lombok sehingga dinobatkan sebagai kuliner khas Lombok. Ada juga yang menyebut dengan dengan sebutan Lombok normal. Kepopuleran ayam taliwang di Lombok karena hidangan ini dipengaruhi oleh suku Sasak. Masyarakat Sasak sering memakan ayam taliwang, sehingga lambat laun keturunan mereka terbiasa dengan makanan ini sebagai makanan nenek moyang mereka.

Kuliner Kedamaian Dua Kerajaan

Keistimewaan lain dari ayam taliwang ini adalah ayam taliwang merupakan makanan perdamaian antara dua kerajaan yang bertikai saat itu. Dua kerajaan tersebut adalah Kerajaan Selaparang Lombok dan Kerajaan Karangasem Bali. Kerajaan Taliwang menjadi mediator dalam menyelesaikan perselisihan kedua kerajaan. Lalu bagaimana ayam taliwang ini bisa menjadi makanan penenang? Utusan Kerajaan Taliwang yang terdiri dari prajurit dan juru masak siap menggelar jamuan makan saat pertemuan kerajaan Selaparang dan Karangasem. Dalam upacara tersebut, para prajurit kedua kerajaan sangat menyukai rasa ayam taliwang sehingga mereka akhirnya berbagi budaya, tradisi, tata krama, masakan, dan lain-lain. Mereka bertukar informasi dan menyantap ayam taliwang sampai akhirnya memutuskan untuk berdamai dengan kerajaan Selaparang.


Itulah sekilas tentang awal mula sejarah ayam taliwang yang menjadi sajian kuliner perdamaian dari dua kerajaan. Apakah anda sudah pernah mencobanya? Tidak perlu jauh-jauh ke Lombok, anda bisa mendapatkan kuliner ini dimana-mana.

( Adiyanto Utomo )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....