Wedang Ronde dan Asle Jumbo, Khas Pak Slamet
- 22 Mei 2024 08:23 WIB
- Surakarta
BRN,Sukoharjo: Menikmati wedang ronde dan wedang asle di waktu senja memang cukup mengasyikan dan bisa menghangatkan tubuh, apalagi dikala badan terasa lelah karena beraktifitas seharian. Minuman khas Solo ini mudah dicari di seputar kota Solo dan sekitarnya.
Wedang ronde yang isinya terdiri dari ronde yang terbuat dr tepung ketan isinya kacang tanah yg legit, potongan kolang kaling dan kacang tanah sangrai diberi wedang jahe yang dimasak dengan gula jawa menghangatkan kalau diminum. Sementara wedang Asle isiannya cukup bervariasi ada potongan roti tawar,ketan putih,potongan agar-agar diberi santan yang manis dan gurih menyegarkan.
Penulis sempat mencicipi wedang ronde dan asle yang cukup banyak pelanggannya, yakni di Laban Mojolaban Sukoharjo. Pemilik warung wedang ronde dan wedang asle, Pak Slamet, Bapak 2 anak ini memang istimewa dalam menggelar sajian minuman khas ini, karena meski hanya berjualan di teras rumahnya dan tidak melayani minum ditempat alias take away atau beli dibawa pulang, namun sangat banyak pembelinya.
“Sebelum jualan ronde dan asle dulu saya kerja serabutan ,apa saja saya kerjakan asal halal,bahkan nyopir becak pernah. Terus saya coba-coba membuat ronde menurut resepnya simbah, berkali-kali sampai dapat yang rasa dan tekstur ronde pas baru berani jualan," ungkap Pak Slamet, kepada Pro 1 RRI Surakarta, Senin (20/5/2024) di teras rumahnya.

Asle jumbo, satu bungkus bisa untuk 2 mangkok dengan harga Rp 7000,- per bungkusnya. (Foto : Wiwik)
Bapak 2 anak ini juga mengatakan, sebelumnya sempat jualan di Pasar Windu dan juga pernah berurusan dengan satpol PP waktu itu. Namun akhirnya memilih berjualan di teras rumah kontrakannya nya di Mojolaban. Pada awal berjualan, ia hanya mematok harga Rp2000 an per porsi wedang ronde dan wedang asle. Kemudian harga menjadi Rp7.000 dengan ukuran Jumbo yang bisa disantap dalam dua mangkuk.
Pak Slamet juga selalu menjaga kualitas wedang ronde dan wedang asle buatannya dengan tetap menggunakan pemanis asli dari gula pasir dan gula jawa kualitas super. Sehingga tidak mengherankan, jika selalu diserbu pelanggan.
"Saya tetap pakai gula pasir dan gula jawa kualitas super, untuk menjaga kualitas wedang ronde dan wedang asle ini. Kalau keuntungan ya, Alhamdulillah cukuplah. Disinilah saya mendapatkan rejeki," pungkasnya mengakhiri perbincangannya dengan penulis. (Wiwik Martani)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....