Cabuk Rambak, Kuliner Khas Solo yang Makin Jarang

  • 28 Apr 2024 11:43 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta; Solo memiliki ragam kuliner yang unik. Kota Solo menjadi surga bagi para pecinta kuliner karena ragam makanan ada di kota ini. Mulai dari nasi liwet, gudeg Solo, timlo, dan masih banyak ragam kuliner lain termasuk cabuk rambak. Kurang lengkap nampaknya kalau ke solo tidak berburu kuliner khas di kota bengawan ini.

Mengutip dari situs resmi pemerintah kota Solo. Surakarta.go.id, Sabtu (27/4/2024), cabuk Rambak berasal dari kata “Cabuk” dan “Rambak”. Cabuk mengacu pada wijen yang merupakan bahan utama sausnya.

Sedangkan Rambak adalah krupuk yang terbuat dari kulit sapi atau kerbau, dulunya cabuk rambak ini memang dihidangkan bersama krupuk kulit atau rambak namun karena harga rambak semakin mahal maka krupuk kulit ini diganti dengan krupuk nasi (karak) yang kemudian krupuk nasi ini juga disebut dengan nama “Rambak”.

Makanan tradisional ini memang tergolong mulai langka di Kota Solo. Hanya ditempat kuliner maupun dipasar-pasar tradisional yang akan dapat kita jumpai kuliner ini.

Isi utama kuliner ini yakni ketupat yang diletakkan pada pincuk daun pisang, kemudian disiram dengan saus wijen kelapa khas Kota Solo dan disantap dengan karak atau rambak. Dengan rasa yang lezat, kuliner ini harganya pun terjangkau. (Arfin)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....