Suara Gerobak yang Membawa Es Puter, Eksotika pedagang Keliling

  • 21 Sep 2026 22:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Ada suara khas yang kadang terdengar dari kejauhan ketika sebuah gerobak es puter melintas di jalanan Solo. Bukan suara kendaraan modern, melainkan bunyi sederhana yang menjadi tanda bahwa jajanan dingin sedang datang menghampiri. Bagi sebagian orang, suara itu seolah membawa kembali kenangan masa kecil ketika es puter menjadi salah satu jajanan yang ditunggu.

Es puter sendiri dikenal sebagai dessert tradisional Indonesia yang umumnya menggunakan santan sebagai salah satu bahan utamanya. Proses pembuatannya dilakukan dengan memutar adonan di dalam wadah yang dikelilingi es dan garam hingga membeku dan menghasilkan tekstur lembut khas es puter. Dikutip dari penelitian Poltekkes Kemenkes Semarang, es puter banyak dipasarkan melalui pedagang kaki lima, pusat perbelanjaan, sekolah, hingga pedagang keliling, sehingga keberadaan gerobak memang menjadi bagian dari perjalanan kuliner jajanan ini.

Di Solo, keberadaan es puter masih mudah ditemukan di sejumlah sudut kota, baik melalui gerobak maupun kedai yang mempertahankan cita rasa tradisional. RRI Surakarta pada 2026 juga mencatat keberadaan es puter jadul yang tetap diminati karena rasa manis-gurih, tekstur khas, dan nuansa nostalgia yang ditawarkannya. Bahkan, beberapa penjual menghadirkan beragam rasa seperti kelapa muda, kopyor, durian, cokelat, hingga tape ketan sehingga makanan jadul ini tetap menarik bagi generasi sekarang.

Yang menarik, gerobak es puter bukan hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman menikmati kuliner tradisional. Bentuk gerobaknya yang sederhana, wadah es, sendok saji, serta suara penjual ketika menawarkan dagangan menciptakan suasana yang berbeda dari dessert modern di pusat perbelanjaan. Bagi pembeli lama, menemukan gerobak tersebut bisa terasa seperti bertemu kembali dengan potongan kecil masa lalu yang masih berjalan di tengah kesibukan Kota Solo.

Kini, ketika dessert kekinian semakin beragam, es puter justru mempunyai cerita tersendiri untuk dipertahankan. Suara gerobaknya menjadi salah satu bagian dari memori kuliner, sementara rasa santan, manisnya gula, dan berbagai topping membuat pengalaman menikmatinya tetap sederhana tetapi berkesan. Selama masih ada pedagang yang berkeliling dan pembeli yang menunggu, suara gerobak es puter akan terus menjadi salah satu warna menarik dari kehidupan kuliner Solo. (Bayuadi_LPU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....