Steak Lezat, Bergizi, Aman, dan Bijak Dikonsumsi Sehari-hari
- 27 Agt 2026 19:19 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta- Steak merupakan hidangan daging yang populer, menawarkan cita rasa gurih, tekstur lembut, serta aroma panggang yang menggugah selera. Potongan daging sapi biasanya dipanggang atau dibakar, kemudian disajikan bersama saus, sayuran, kentang, maupun berbagai pelengkap sehat lainnya.
Sebagai sumber protein hewani, daging sapi menyediakan protein, zat besi, seng, serta vitamin B12 yang dibutuhkan tubuh optimal. Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa lauk hewani memiliki asam amino lengkap, tetapi kandungan lemaknya perlu diperhatikan dalam konsumsi harian.
Karena itu, menikmati steak sebaiknya tetap mempertimbangkan ukuran porsi, pilihan potongan daging, dan keseimbangan makanan pendamping yang sehat. Sayuran segar dapat melengkapi hidangan karena menyediakan serat, vitamin, dan mineral yang tidak dominan dalam daging sapi tersebut.
Proses memasak turut memengaruhi kualitas gizi dan keamanan steak, terutama berkaitan dengan suhu serta lamanya proses pemanasan keseluruhan. Penelitian Badan Litbang Kesehatan menunjukkan bahwa pemasakan menggunakan panas dapat menurunkan sebagian kandungan zat gizi bahan pangan tertentu.
Steak sebaiknya dimasak matang sesuai kebutuhan keamanan pangan, terutama apabila daging berasal dari bahan segar yang belum teruji. Kementerian Kesehatan mengingatkan agar daging tidak dimasak sampai hangus, karena permukaan terbakar dapat menghasilkan senyawa berbahaya secara berlebihan.
Selain keamanan, penggunaan saus dan garam perlu diperhatikan agar cita rasa tetap nikmat tanpa meningkatkan asupan natrium berlebihan. Menikmati steak secara bijak berarti menggabungkannya dengan sayuran, membatasi lemak tambahan, serta menjaga variasi sumber protein harian seimbang.
Kuliner steak akhirnya bukan sekadar hidangan modern, tetapi pengalaman makan yang memadukan teknik memasak, rasa, dan penyajian menarik. Dengan pemilihan bahan berkualitas dan porsi sesuai kebutuhan, steak dapat dinikmati sebagai bagian dari pola makan beragam sehari-hari.(Aris Murtono)
Sumber referensi:
- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Pengaruh Proses Pemasakan terhadap Komposisi Zat Gizi Bahan Pangan Sumber Protein, Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Vol. 25 No. 4.
- Kementerian Kesehatan RI, Isi Piringku: Panduan Kebutuhan Gizi Seimbang Harian, Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....