Jamur di Roti Sebaiknya Dibuang atau Dipotong yang Rusak?

  • 28 Jul 2026 03:00 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID Surakarta - Pernah menemukan bercak hijau atau putih berbulu pada sepotong roti, lalu berpikir cukup membuang bagian yang berjamur dan sisanya masih aman dimakan? Kebiasaan ini ternyata masih sering dilakukan, padahal roti yang tampak hanya sedikit berjamur belum tentu aman untuk dikonsumsi.

Jamur yang terlihat di permukaan hanyalah sebagian kecil dari koloni yang telah tumbuh di dalam roti. Karena tekstur roti berpori dan lembut, benang-benang jamur dapat menyebar ke bagian dalam tanpa terlihat oleh mata, sehingga memotong bagian yang berjamur tidak serta-merta menghilangkan kontaminasinya.

Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, ketika jamur sudah tampak pada roti, itu menandakan jamur telah mengkolonisasi produk lebih luas daripada yang terlihat di permukaan.

Ahli gizi Grace Derocha dalam Health.com, menjelaskan bahwa beberapa jenis jamur bahkan dapat menghasilkan mikotoksin, yaitu senyawa berbahaya yang berpotensi memicu gangguan pencernaan hingga efek kesehatan yang lebih serius, terutama pada ibu hamil, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya.

Jamur pada roti umumnya muncul sebagai bercak putih, hijau, hingga hitam yang berbulu. Kondisi tersebut mudah terjadi karena roti mengandung cukup nutrisi dan kelembapan untuk mendukung pertumbuhan jamur, terlebih jika disimpan di tempat yang hangat atau telah melewati masa simpannya.

Tak sedikit orang memilih mengiris bagian yang berjamur dan mengonsumsi sisa rotinya. Namun, pendekatan itu tidak disarankan karena akar jamur dapat menjalar ke bagian roti yang tampak masih bersih. Pada roti tawar yang tersusun rapat, pertumbuhan jamur bahkan bisa menyebar ke beberapa lembar sekaligus tanpa meninggalkan tanda yang terlihat.

Berbeda dengan roti, beberapa bahan pangan bertekstur padat seperti keju keras atau wortel masih dapat diselamatkan dengan memotong bagian yang berjamur beserta area di sekitarnya. Hal itu dimungkinkan karena jamur tidak mudah menembus makanan yang berstruktur keras. Namun, aturan tersebut tidak berlaku untuk roti yang memiliki tekstur lunak dan berpori.

Untuk mencegah roti cepat berjamur, simpan roti di tempat yang sejuk dan kering, tetap tertutup rapat dalam kemasannya atau wadah kedap udara, serta bekukan jika tidak akan segera dikonsumsi. Jadi, saat menemukan roti yang mulai berjamur, pilihan paling aman bukan memotong bagian yang rusak, melainkan membuang seluruh rotinya demi menjaga kesehatan. (Hil)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....