Matcha Mahal Belum Tentu Lebih “Sehat”? Ini Temuan Menarik dari Penelitian
- 17 Apr 2026 10:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Matcha sering dianggap sebagai minuman premium, apalagi jika berlabel ceremonial grade yang harganya cenderung lebih mahal. Tapi ternyata, matcha yang lebih “santai” alias culinary grade justru punya keunggulan tersendiri, terutama dari sisi kandungan antioksidan.
Ceremonial matcha adalah matcha berkualitas tinggi yang dibuat dari daun teh termuda dan digiling sangat halus yang ditujukan untuk diseduh langsung ala upacara teh Jepang, dengan karakter rasa halus, umami, dan pahit yang minimal dibanding grade lain. Sedangkan culinary grade secara kualitas berada di bawahnya dan sering digunakan dengan campuran susu, krimer, gula, dll.
Hal ini terungkap dari penelitian yang dipublikasikan melalui ResearchGate dalam jurnal Comparison of Culinary and Ceremonial Matcha Green Teas: Relationship Between Phytochemical Composition and Antioxidant Properties. Dalam studi tersebut dijelaskan bahwa matcha, baik culinary maupun ceremonial, sama-sama mengandung senyawa penting seperti fenolik, flavonoid, katekin, dan klorofil. Senyawa ini dikenal berperan sebagai antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun yang menarik, hasil penelitian menunjukkan bahwa matcha culinary grade justru memiliki kadar senyawa fenolik yang lebih tinggi dibandingkan ceremonial grade. Selain itu, kandungan flavonoid yang dikenal sebagai antioksidan kuat juga lebih dominan pada jenis ini.
“Matcha culinary memiliki total fenolik lebih tinggi dan kontribusi flavonoid yang lebih besar terhadap kandungan antioksidan secara keseluruhan,” tulis peneliti dalam jurnal tersebut.
Tak hanya itu, kemampuan antioksidan matcha culinary grade juga dinilai lebih tinggi. Ini berdasarkan uji CUPRAC, yang digunakan untuk mengukur kemampuan melawan radikal bebas.
Dari segi harga, perbedaannya pun cukup jauh. Matcha culinary grade rata-rata dibanderol sekitar 0,31 dolar AS per gram, sementara ceremonial grade bisa mencapai 0,88 dolar AS per gram.
Artinya, bagi yang ingin menikmati matcha dengan kandungan antioksidan tinggi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam, culinary grade bisa jadi pilihan yang lebih masuk akal. Meski begitu, bukan berarti ceremonial grade kalah sepenuhnya. Jenis ini tetap unggul dari segi rasa yang lebih halus, warna hijau yang lebih cerah, serta biasanya digunakan untuk penyajian tradisional tanpa campuran.
Sebaliknya, culinary grade lebih sering dipakai untuk campuran minuman seperti matcha latte atau dessert yang kini banyak dijumpai di kafe-kafe. Temuan ini menunjukkan bahwa memilih matcha tidak harus selalu soal mahal atau tren. Yang terpenting adalah menyesuaikan dengan kebutuhan apakah untuk pengalaman rasa, atau untuk kandungan nutrisi yang ingin didapatkan.
Jadi, kalau selama ini kamu ragu memilih matcha karena harga, mungkin sekarang bisa lebih tenang. Matcha yang lebih terjangkau pun ternyata tetap punya nilai lebih. (Hil)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....