Rahasia Cara Penggorengan Sosis Solo, Minyak Anti Berbusa dan Tidak Cepat Hitam

  • 13 Apr 2026 11:10 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sosis Solo menjadi salah satu kuliner tradisional yang digemari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat lokal maupun wisatawan luar kota. Sosis Solo pada umumnya memiliki dua varian, yaitu sosis basah dan sosis goreng. Keduanya menawarkan tekstur yang berbeda, biasanya dengan isian yang hamper sama yaitu olahan daging ayam cincang.

Meski terlihat sederhana, proses pembuatan sosis Solo khususnya goreng memiliki tantangan tersendiri, terutama saat proses penggorengan. Banyak orang menghadapi masalah minyak berbusa dan cepat menghitam yang disebabkan oleh bahan pencelup sosis. Hal ini tentu dapat memengaruhi kualitas rasa, tampilan, hingga kurang efisien dalam penggunaan minyak.

Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah dengan memperhatikan adonan celup yang digunakan sebelum penggorengan. Berdasarkan tips dari Instagram @mamayonscake, komposisi adonan yang tepat dapat membantu mengurangi busa pada minyak. Adonan yang bisa dipakai adalah dengan mencampur 2 butir putih telur, satu butir telur utuh, 1 sdm tepung tapioca, 3 sdm air, dan sedikit garam.

Penggunaan bahan pencelup sosis ini tidak hanya membantu menjaga kualitas minyak, tetapi juga memberikan lapisan yang tidak terlalu tebal dan lebih menempel pada sosis Solo goreng. Hasilnya, sosis Solo goreng terlihat lebih menarik dengan warna cokelat keemasan yang merata. Selain itu, tekstur luarnya pun menjadi lebih renyah tanpa menyerap terlalu banyak minyak.

Selain adonan, teknik menggoreng juga berperan penting dalam menghasilkan sosis Solo yang sempurna. Pastikan minyak tidak terlalu panas agar adonan tidak cepat gosong dan memicu busa. Gunakan api sedang serta hindari terlalu sering membolak-balik sosis agar lapisan tidak rusak.

Langkah tambahan yang tidak kalah penting adalah menyaring remah-remah telur yang tertinggal di minyak. Sisa adonan yang mengendap dapat menjadi penyebab utama minyak cepat menghitam. Dengan menjaga kebersihan minyak, hasil gorengan akan lebih cantik, hemat biaya, dan tentunya lebih layak menarik untuk dijual bagi pelaku usaha camilan.

(Yogi Tripriyanto/Penyiar)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....