Ketupat Lebaran, Simbol Kuliner Tradisional Budaya dan Kebersamaan
- 14 Mar 2026 11:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Ketupat menjadi salah satu kuliner khas yang selalu hadir saat perayaan Lebaran di berbagai daerah Indonesia. Hidangan berbahan beras ini dimasak dalam anyaman daun kelapa muda dan disajikan bersama opor ayam atau sayur santan.
Dalam budaya masyarakat Jawa, ketupat tidak hanya dimaknai sebagai makanan khas hari raya. Ketupat juga memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan nilai budaya dan kepercayaan masyarakat setempat.
Penelitian dalam jurnal tentang makna kultural ketupat menyebutkan bahwa tradisi ini berkaitan dengan filosofi kehidupan. Ketupat melambangkan kesederhanaan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.
Selain itu, proses pembuatan ketupat juga memiliki nilai simbolis yang dipercaya oleh sebagian masyarakat. Mulai dari anyaman janur hingga proses memasak dianggap mengandung pesan moral tentang kesabaran dan ketekunan.
Tradisi Lebaran Ketupat juga dikenal di berbagai daerah sebagai bentuk mempererat hubungan sosial masyarakat. Penelitian lain menunjukkan bahwa perayaan ketupat menjadi sarana memperkuat silaturahmi antarwarga dalam suasana kebersamaan.
Dalam beberapa daerah, perayaan ini bahkan menjadi tradisi tahunan yang dirayakan bersama masyarakat luas. Kegiatan makan ketupat bersama dilakukan sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah Ramadan.
Keberadaan ketupat sebagai kuliner khas Lebaran menunjukkan bahwa makanan tradisional memiliki nilai budaya yang kuat. Selain menjadi hidangan khas hari raya, ketupat juga menjadi simbol kebersamaan dan pelestarian tradisi masyarakat Indonesia.(Aris)
Referensi:
- Arif, M., & Melki, Y. L. (2019). Nilai Pendidikan dalam Tradisi Lebaran Ketupat Masyarakat Suku Jawa Tondano di Gorontalo. Madani: Jurnal Pengabdian Ilmiah, 1(2), 144–159. http://www.journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/md/article/view/1068/839
- Maghfiroh, A., & Nurhayati, N. (2023). Makna Kultural pada Kepercayaan Masyarakat Jawa Terhadap Ketupat di Momen Lebaran: Kajian Antropologi Linguistik. Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 14(2), 216–228. https://doi.org/10.31503/madah.v14i2.640
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....