Festival Sambal Tumpang Sragen Pecahkan Rekor MURI
- 15 Feb 2026 15:29 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) mencatatkan sajian sambal tumpang dengan peserta terbanyak yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sragen Sabtu-Minggu 14-15 Februari 2026.
Penghargaan rekor MURI diserahkan perwakilan MURI Jawa Tengah langsung kepada Bupati Sragen Sigit Pamungkas pada puncak Festival Sambal Tumpang Nusatara, Minggu siang. Acara itu memasak kuliner sambal tumpang berlangsung di halaman Kantor Terpadu Pemda Sragen.
Festival Tumpang Nusantara juga dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Wihaji.
Bupati Sigit bersyukur Festival Sambal Tumpang akhirnya tembus rekor MURI. Festival ini juga menyajikan Sambal Tumpang bersama dengan jumlah sajian mencapai 10.000 porsi.
"Alhamdulillah, Festival Sambal Tumpang Nusantara 2026 di Sragen berhasil memecahkan rekor dunia. Rekor dunia tersebut untuk pembagian sajian sambal tumpang dengan peserta terbanyak," ujar Bupati.
Sigit menyatakan keberhasilan dalam memecahkan rekor dunia menjadi kebanggaan bagi Sragen. Momentum ini, sekaligus sebagai pengukuhan bahwa Sragen menjadi sentra kuliner sambal tumpang.
"Jadi kalau ke Sragen, jangan lupa untuk makan sambal tumpang karena kuliner tersebut membanggakan saat bersama keluarga," ucap Sigit.
Dia menyatakan kuliner sambal tumpang di Sragen sudah menjadi bagian keseharian warga Sragen saat sarapan atau makan siang. Dia mengungkapkan tidak mewajibkan orang Sragen makan sambal tumpang tetapi sambal tumpang sudah menjadi kebiasaan atau habit warga Sragen.
Dia mengungkapkan Festival Sambal Tumpang Nusantara 2026 menjadi bagian dari upaya Pemkab Sragen mengenalkan Sragen sebagai pusat kuliner sambal tumpang di Indonesia.
"Mau sambal tumpang ya ke Sragen. Dalam festival ini hadir pelaku usaha kuliner dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan pelaku usaha kuliner lokal. Makan sambal tumpang menjadi bagian dari ketahanan keluarga," kata dia.
Sigit mengatakan, kuliner sambal tumpang menjadi bagian dari upaya menjaga gotong-royong dan guyub rukun di keluarga.
"Di dalamnya ada protein nabati dari kedelai. Protein bagus untuk pertumbuhan gizi, termasuk anak-anak. Kalau disurvei, apakah warga Sragen makan sambal tumpang? Maka dari 100 orang responden 100% sudah pernah makan sambal tumpang. Keguyuban inilah yang akan menjadikan Sragen dikenal." MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....