Kulineran di Wilayah Yogyakarta, Siapa Takut
- 30 Des 2025 09:04 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Menjelang pergantian tahun 2025, sektor pariwisata Yogyakarta kembali dipadati pengunjung yang tidak hanya berburu destinasi wisata, tetapi juga deretan kuliner viral. Berdasarkan data kunjungan dan tren di media sosial, beberapa spot kuliner kini menjadi primadona dengan antrean yang mengular sejak pagi hingga larut malam.
Gudeg Pawon masih menempati posisi teratas sebagai buruan utama pecinta kuliner malam. Wisatawan rela mengantre sejak pukul 17.30 WIB untuk menikmati sensasi makan langsung di dalam dapur (pawon) tradisional. Selain itu, Soto Kadipiro dan Bakmi Pak Pele tetap menjadi destinasi wajib bagi mereka yang mencari cita rasa otentik yang bertahan selama puluhan tahun.
Tahun 2025 menandai populernya konsep restoran bertema alam. Ukier Plawang di daerah Kaliurang, Sleman, menjadi buah bibir karena menyajikan masakan rumahan khas desa di pinggir sungai jernih. "Tempat ini sangat diminati wisatawan keluarga karena menawarkan suasana tenang dan pertunjukan gamelan secara langsung, nuansa kedaerahan sangat kental," kata salah satu pengunjung Ari.
Inovasi kuliner juga terlihat pada melonjaknya permintaan Bolu Pisang Putu Radja yang diklaim laku hingga ribuan porsi per hari, dengan varian rasa pistachio dan original sebagai yang paling dicari. Untuk sektor oleh-oleh, Olah Oleh Raminten menjadi pusat perhatian baru karena buka 24 jam dan menyediakan perpaduan unik antara makanan tradisional, bakpia modern, hingga produk budaya seperti batik.
Selain gudeg, Sate Klathak Pak Bari dan Oseng Mercon Bu Narti tetap menjadi magnet bagi pencinta makanan pedas dan daging di malam hari. Sementara itu, Waroeng Kopi Klotok di Cangkringan masih menjadi tempat sarapan paling populer di 2025, di mana pengunjung mencari suasana pedesaan dengan menu andalan pisang goreng dan kopi klotoknya.
Dengan lonjakan pengunjung ini, para pengamat menyarankan wisatawan untuk melakukan reservasi. Minimal mensiasati datang lebih awal guna menghindari kehabisan stok menu favorit di lokasi-lokasi populer tersebut.(Aditya Wardhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....