Jadah Jajanan Khas Jawa
- 12 Mar 2025 13:35 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Jadah adalah penganan tradisional khas Jawa yang terbuat dari beras ketan yang dimasak bersama parutan kelapa dan garam, menghasilkan tekstur kenyal dan rasa gurih. Makanan ini sering disajikan dalam berbagai acara adat dan perayaan seperti pernikahan dan selamatan, sebagai simbol kebersamaan dan ikatan persaudaraan.
Jadah ternyata memiliki berbagai variasi di berbagai daerah, diantaranya: Jadah Manten di Yogyakarta, terdiri dari ketan isi daging ayam, dibungkus daun pisang dan dibakar sebelum disajikan. Jadah Tempe, kombinasi jadah dengan tempe bacem yang manis dan gurih menjadi ikon kuliner di Kaliurang, Yogyakarta. Jadah Bakar, inovasi jadah yang dibakar dan diberi berbagai topping modern, seperti cokelat atau buah, menjadikannya lebih menarik bagi generasi muda.
Jadah memiliki makna simbolis sebagai perekat hubungan antar keluarga. Teksturnya yang lengket melambangkan ikatan yang kuat dan erat, sesuai dengan filosofi masyarakat Jawa yang menganggap jadah sebagai simbol persatuan dan kebersamaan.
Berikut merupakan proses pembuatan jadah yang melibatkan beberapa tahapan: Persiapan bahan yaitu beras ketan direndam beberapa jam, lalu dikukus hingga setengah matang. Ketan yang telah dikukus dicampur dengan parutan kelapa dan garam, kemudian dikukus kembali hingga matang. Setelah matang, ketan ditumbuk hingga padat, lalu dibentuk sesuai selera.
Dikutip dari kolom.espos.id selain sebagai makanan, jadah berfungsi sebagai alat untuk mempererat hubungan sosial. Membuat dan membagikan jadah dalam acara adat menunjukkan nilai gotong royong dan solidaritas masyarakat Jawa. Dengan berbagai varian dan makna budaya yang mendalam, jadah tetap menjadi bagian penting dari warisan kuliner dan tradisi masyarakat Jawa.
(Nining W_LPU)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....