Bakmi Anglo Jawa Yogya yang Lezat

  • 01 Feb 2025 16:49 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Ketika membahas kuliner Indonesia, topiknya seolah tiada akhir. Salah satu jenis kuliner yang menjadi favorit adalah mie, di antaranya adalah Bakmi Jawa Anglo.

Kuliner ini berasal dari Pulau Jawa, khususnya dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang terkenal dengan beragam pilihan kuliner yang terjangkau. Di antara pilihan tersebut, Bakmi Jawa merupakan olahan mie yang sangat diminati oleh para wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Untuk menikmati hidangan ini, tidaklah sulit, karena terdapat banyak gerobak penjual Bakmi Jawa yang mudah dijumpai. Menurut informasi yang dikutip dari Instagram Good News From Indonesia, istilah Bakmi Jawa digunakan karena olahan kuliner ini telah dimodifikasi dengan rasa dan bahan-bahan khas yang disesuaikan dengan selera masyarakat Jawa.

Lebih lanjut, masyarakat Yogyakarta mengungkapkan bahwa pelopor penjual Bakmi Jawa di Indonesia berasal dari keluarga etnis Tionghoa yang mendiami Desa Piyaman, Wonosari, Gunungkidul. Bakmi Jawa biasanya dimasak dengan menggunakan berbagai bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan kunyit.

Selain penggunaan rempah-rempahan, seporsi Bakmi Jawa juga sering disertai dengan kecap manis yang memberikan sentuhan rasa manis khas pada hidangan ini. Seiring berjalannya waktu, Bakmi Jawa telah mengalami variasi yang lebih beragam, seperti bakmi goreng, mie nyemek, serta munculnya menu Magelangan yang merupakan kombinasi antara nasi goreng dan bakmi goreng.

Sajian Bakmi Jawa tidak hanya terdiri dari mie, tetapi juga dilengkapi dengan suwiran ayam kampung, telur bebek, irisan kol, daun bawang, dan tomat. Beberapa penjual bahkan menawarkan pelengkap tambahan lainnya, seperti suwiwi (sayap ayam), uritan (telur ayam muda), hingga jeroan seperti ati ampela.

Bakmi Jawa sejatinya dimasak menggunakan tungku arang. Umumnya, para penjual menyediakan peralatan seperti tungku, arang, dan wajan yang terbuat dari baja tebal.

Penjual Bakmi Jawa meyakini bahwa penggunaan peralatan memasak tersebut mampu mempertahankan orisinalitas Bakmi Jawa, sehingga rasanya menjadi lebih otentik dan khas. Arang digunakan sebagai sumber panas yang merata, sehingga Bakmi Jawa yang disajikan dalam mangkuk akan tetap panas dari saat pertama disajikan hingga habis.

Meskipun proses memasak dengan menggunakan arang memerlukan waktu yang lebih lama, hal ini tidak mengurangi minat para pencinta kuliner untuk tetap mengantri demi mencicipi Bakmi Jawa.

(Syurie Ariandani)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....