Lemper, Makanan Tradisional yang Masih Bertahan Hingga Kini

  • 13 Jan 2025 14:49 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta : Lemper, merupakan makanan tradisional khas Indonesia, makanan ini sampai sekarang masih sering kita jumpai dipasar tradisional atau pun di acara hajatan. Lemper dikenal karena memiliki cita rasa gurih serta aroma yang sedap, penyajian lemper yang unik dibungkus dalam daun pisang.

Pada awalnya, lemper menjadi hidangan masyarakat tradisional Jawa saat menggelar prosesi hajatan. Hidangan ini sangat ideal untuk disajikan kepada para tamu, mengingat lemper termasuk dalam kategori makanan ringan yang dapat menjadi pengganjal perut yang kosong.

Makanan ini tidak hanya disajikan bagi para tamu yang berkunjung ke rumah, tetapi juga umumnya dikemas dalam kotak untuk berbagai acara tertentu, seperti selametan, pengajian, dan acara lainnya. Cara pembuatannya juga sangat mudah seperti disampaikan Sutarni, pembuat jajanan tradisonal.

“Membuat lemper sangat mudah, bahan yang digunakan seperti ketan beras, ayam suwir, ikan atau abon, air santan. Pertama, ketan putih yang direbus dengan santan, kemudian ketan yang sudah matang diletakkan diatas loyang, tambah diatasnya daging ayam yang sudah dicincang ditempatkan di atas loyang tersebut. Selanjutnya gulung ketan dengan daun pisang menyerupai bentuk lontong, dan di kukus,” ujarnya.

Seiring waktu, makanan lemper kini menjadi camilan sehari-hari dan dengan mudah dapat dijumpai di pasar tradisional. Biasanya lemper disantap sebagai pengganjal perut sebelum menyantap makanan utama. (Fara/LPU)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....