Nata de Coco, Limbah Air Kelapa Kaya Manfaat
- 27 Des 2024 00:17 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta : Nata de coco sering dijumpai pada sajian es buah, cocktail, salad buah, minuman boba atau untuk hidangan penutup. Namun tidak semua orang tahu apa itu nata de coco olahan limbah air kelapa yang kaya manfaat, dan siapa yang pertama membuatnya hingga menjadi makanan favorit bagi banyak orang karena kesegarannya.
Nata de coco berasal dari Filipina dan ditemukan pada tahun 1949 oleh ahli kimia Teódula Kalaw África sebagai alternatif dari nata de piña yang terbuat dari nanas. Produksi komersialnya dimulai pada tahun 1954 dan semakin berkembang pada tahun 1970-an. Menurut Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, nata de coco sebenarnya adalah selulosa murni hasil aktivitas mikroba dan aman untuk dikonsumsi.
Prosesnya dengan mencampur air kelapa yang sangat melimpah sebagai bahan utama, karena mengandung nutrisi yang mendukung pertumbuhan bakteri. Kemudian ditambah gula sebagai sumber energi bagi bakteri, setelahnya asam asetat/cuka untuk menurunkan pH air kelapa dan Acetobacter xylinum sebagai starter bakteri penghasil nata.
Semua bahan dengan langkah-langkah tertentu , dilakukan sterilisasi dan difermentasi selama 7-14 hari pada suhu ruangan. Selama fermentasi, bakteri akan menghasilkan lapisan nata di permukaan media. Setelah lapisan nata terbentuk dengan ketebalan yang diinginkan , kemudian dibilas dengan air bersih beberapa kali untuk menghilangkan bau fermentasi, kemudian potong nata sesuai ukuran yang diinginkan lalu direbus dengan air gula untuk meningkatkan rasa sebelum dikemas atau disajikan.
Nama ini berasal dari bahasa Spanyol, karena dipengaruhi oleh kolonisasi Spanyol di Filipina, sehingga banyak istilah makanan Filipina memiliki akar bahasa Spanyol. Salah satunya adalah Nata de Coco ini, dimana "Nata" berarti krim atau lapisan tebal yang terbentuk di permukaan cairan dan "De coco" berarti "dari kelapa”. Jadi secara harfiah, "nata de coco" berarti "lapisan dari kelapa," merujuk pada lapisan gel yang dihasilkan oleh fermentasi air kelapa.
Masih menurut LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ) nata de coco memiliki beberapa manfaat bagi tubuh, terutama karena kandungan nutrisinya, yaitu kaya serat tetapi rendah kalori, untuk membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan meningkatkan kesehatan usus dan membantu menjaga berat badan dengan memberi rasa kenyang lebih lama.
Bebas lemak dan kolesterol sehingga baik untuk kesehatan jantung. Saat dikombinasikan dengan air gula atau sirup, nata de coco dapat menjadi sumber energi yang ringan.
Selain itu karena kandungan air dalam nata de coco cukup tinggi, sehingga dapat membantu menjaga hidrasi tubuh. Bagi orang yang memiliki intoleransi gluten atau penyakit celiac, nata de coco aman dikonsumsi. Nata de coco juga mendukung metabolisme tubuh karena serat dalam nata de coco dapat membantu mengatur kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan glukosa dalam usus.
Catatan Penting untuk mendapatkan manfaat yang lebih optimal jika nata de coco dikonsumsi tanpa tambahan gula atau sirup berlebihan. Meskipun memiliki manfaat serat, nata de coco bukanlah makanan yang kaya vitamin atau mineral, sehingga perlu dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya. Dengan kandungan serat dan rendah kalori, nata de coco menjadi pilihan camilan sehat yang lezat dan bermanfaat bagi tubuh. (Wiwik Martani)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....