Mengenal Ikigai, Filosofi Hidup Bahagia Orang Jepang
- 07 Mei 2024 07:50 WIB
- Surakarta
KBRN Surakarta: Pembaca rri.co.id, pernahkah merasa tidak bersemangat, lelah dan jenuh menjalani kehidupan sehari-hari?
Sebagai manusia, wajar jika sesekali merasakan hal yang demikian. Namun, jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus maka jelas akan mengganggu keseharian Anda.
Lalu, bagaimana memperbaiki semuanya agar hidup terasa lebih bermakna?
Pernakah Kamu mendengar istilah Ikigai? Ikigai adalah konsep Jepang yang berarti "alasan untuk hidup" atau "tujuan dalam hidup'. Ini adalah ide bahwa seseorang akan hidup dengan penuh makna dan kebahagiaan ketika mereka menemukan dan mengejar kombinasi dari empat elemen : apa yang mereka cintai, apa yang mereka kuasai, apa yang dunia butuhkan, dan apa yang mereka bisa dapatkan imbalan.
Ikigai mendorong seseorang untuk mencari keselarasan antara empat elemen penting dalam hidup mereka:
1. Apa yang Anda cintai: Merujuk pada kegiatan atau hal-hal yang membuat Anda bersemangat dan bahagia.
2. Apa yang Anda kuasai: Ini mengacu pada keterampilan atau keahlian yang Anda miliki dan dapat Anda lakukan dengan baik.
3. Apa yang dunia butuhkan: Merupakan identifikasi terhadap kebutuhan di masyarakat atau dunia yang bisa Anda penuhi dengan kontribusi Anda.
4. Apa yang bisa Anda dapatkan imbalan: Ini melibatkan mencari cara untuk menghasilkan pendapatan atau mendapatkan manfaat lainnya dari apa yang Anda lakukan.
Saat keempat elemen ini bersinggungan, ada potensi untuk menemukan ikigai, yaitu tujuan hidup yang penuh makna dan memuaskan. Ini bisa berupa pekerjaan, hobi, atau bahkan kegiatan sehari-hari. Temukan keseimbangan antara hal-hal yang Anda cintai, hal-hal yang Anda kuasai, kebutuhan dunia, dan imbalan yang Anda inginkan, dan Anda bisa menemukan ikigai Anda sendiri.
Dalam Ikigai dikenal lima pilar penting yang menopang prinsip Ikigai itu sendiri. Kelima pilar tersebut adalah:
Pilar 1 : Awali dengan hal yang kecil
Hal kecil yang bisa menjadi awal dari hari Anda, bisa jadi adalah bangun pagi. Pada saat kita bangun pagi terlebih dengan rasa syukur akan memberikan rasa positif yang berguna untuk mengawali hari. Pada pagi hari, apabila waktu tidur Anda cukup, otak akan berada dalam kondisi segar dan siap untuk mencerna informasi baru.
Pilar 2 : Bebaskan dirimu
Membebaskan diri seperti layaknya seorang anak kecil. Anak kecil terbiasa berpikir secara polos dan apa adanya. Alangkah menyenangkan apabila kita dapat mempertahankan cara pandang seorang anak kecil sepanjang kehidupan kita. Berada dalam kondisi mengalir dan terbebas dari beban diri sendiri akan meningkatkan kualitas dalam hidup dan pekerjaan. Berada dalam kondisi mengalir menjadikan pekerjaan akan berkelanjutan dan terasa menyenangkan.
Pilar 3 : Keselarasan dan kesinambungan
Sebagai makhluk sosial sudah sewajarnya kita hidup selaras dan berdampingan. Begitu pula dalam prinsip Ikigai, dengan menghargai dan menghormati karakteristik tiap orang di sekitar maka akan timbul sebuah “segitiga emas” antara Ikigai, aliran, dan kreativitas. Ikigai berhubungan erat dengan menjaga keselarasan dengan lingkungan, dengan orang-orang di sekitar, dan masyarakat secara luas. Tanpanya maka kelestarian akan menjadi mustahil.
Pilar 4 : Kegembiraan dari hal-hal kecil
Orang-orang Jepang terkenal dengan penghargaannya terhadap hal-hal kecil. Mereka terbiasa menghargai sesuatu walau dari hal terkecil sehingga menghasilkan suatu karya yang luar biasa. Contohnya, makanan khas Jepang yaitu susyi. Restoran di Jepang sangat teliti dalam memilih ikan sebagai bahan utama dari sushi. Mereka rela bangun pagi dan berjalan ke pasar ikan dini hari guna mendapatkan ikan terbaik, hasil tangkapan nelayan semalam, yang masih segar dengan kualitas sempurna yang dapat disajikan kepada para pelanggannya.
Pilar 5 : Hadir di tempat dan waktu sekarang
Menikmati waktu dan kondisi yang dirasakan pada saat sekarang adalah salah satu pilar dari Ikigai. Kesederhanaan yang timbul dari keadaan sekitar kita apa pun itu, ketika menghargai dan menikmati waktu yang telah diberikan akan membuat hidup terasa lebih bermakna.
Pembaca rri.co.id, itulah beberapa konsep hidup ikigai. Apakah Anda sudah merasa menemukan ikigai dalam hidup Anda? Atau bahkan selama ini sudah menjalankan hidup dengan prinsip ikigai? (Rosita-LPU)
sumber :
Mogi, Ken. 2017. The Book of Ikigai: Untuk Hidup Seimbang, Lebih Bahagia, dan Panjang Umur
Medium.com. “Ikigai Filosofi Hidup Bahagia”. Diakses pada https://medium.com/@zelinavenesia/ikigai-filosofi-hidup-bahagia-dc14d78b0e83
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....