Makan Bersantan Sebaiknya Tidak Berlebihan

  • 28 Apr 2024 14:08 WIB
  •  Surakarta

KBRN Surakarta : Makan makanan bersantan memang terasa nikmat. Seperti opor, gulai dan rendang misalnya.

Nah, seberapa sering sih kita menyantap makanan yang bersantan? Ternyata jika terlalu sering hingga berlebihan makan yang bersantan juga tidak baik loh. Mengutip dari www.siloamhospitals.com pada Sabtu (27/4/24), ada 6 bahaya jika makan bersantan terlalu sering :

1. Diare
Santan memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga cenderung sulit dicerna oleh lambung. Selain itu, konsumsi santan berlebih juga dapat meningkatkan kadar air di dalam usus yang berisiko mengganggu proses pengentalan feses.
2. Asam Lambung Naik
Karena kandungan lemaknya sulit dicerna oleh lambung, penderita maag dan GERD perlu membatasi konsumsi makanan bersantan karena dapat memicu naiknya asam lambung, perut kembung, hingga menimbulkan gejala heartburn atau nyeri pada ulu hati.
3. Menimbulkan Jerawat
Makan yang bersantan terlalu berlebihan dapat meningkatkan kadar minyak alami pada kulit wajah yang dapat menimbulkan komedo, menyumbat pori-pori kulit, hingga memicu munculnya jerawat.
4. Meningkatkan Berat Badan
Santan mengandung lemak dan kalori yang tinggi sehingga dapat memicu peningkatan berat badan terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.
5. Tekanan Darah Tinggi (hipertensi)
Ini dikarenakan asam lemak jenuh yang terkandung di dalam santan dapat menumpuk dan menimbulkan plak pada pembuluh arteri yang meradang sehingga berisiko mempersempit hingga menyumbat aliran darah. Bahkan, bila terjadi dalam kurun waktu lama, kondisi tersebut turut meningkatkan risiko terjadinya stroke ringan.
6. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Konsumsi santan secara berlebihan justru turut memicu naiknya kadar kolesterol jahat di dalam darah sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, ada baiknya untuk membatasi konsumsi santan agar tidak berlebihan. (Sherly Anjali)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....