Benarkah Lavender Bisa Turunkan Tekanan Darah?

  • 03 Okt 2026 14:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Tanaman lavender bisa menurunkan tekanan darah? Pertanyaan ini semakin menarik karena lavender banyak digunakan dalam aromaterapi untuk membantu relaksasi dan mengurangi kecemasan. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara aromaterapi lavender dan penurunan tekanan darah, tetapi hasil penelitian belum cukup kuat untuk menyatakan lavender sebagai pengobatan utama hipertensi.

Dilansir dari situs PubMed (12 November 2019), aromaterapi lavender dapat memberikan efek positif terhadap kecemasan serta menurunkan tekanan darah sistolik, tetapi tidak menemukan pengaruh yang signifikan terhadap tekanan darah diastolik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa efek lavender terhadap tekanan darah mungkin berkaitan dengan kondisi relaksasi dan respons tubuh terhadap stres.

Masih dilansir di situs yang sama, penelitian lain juga menguji penggunaan Lavandula angustifolia bersama Cananga odorata pada relawan dengan tekanan darah tinggi. Setelah penggunaan selama beberapa hari, kelompok yang memperoleh kombinasi minyak tersebut mengalami penurunan tekanan darah dibandingkan kondisi awal, meskipun penelitian ini tidak menguji lavender sebagai satu-satunya komponen.

Inhalasi minyak lavender selama tujuh hari berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada orang dewasa dengan hipertensi, sekaligus perbaikan kecemasan, kelelahan, dan kualitas tidur. Namun, penelitian tersebut merupakan studi pendahuluan dengan jumlah peserta 58 orang sehingga hasilnya masih perlu dikonfirmasi melalui penelitian yang lebih besar.

Dengan demikian, lavender berpotensi membantu menurunkan tekanan darah sebagai terapi komplementer, terutama melalui efek relaksasi, tetapi belum dapat dianggap sebagai pengganti obat hipertensi atau terapi medis yang direkomendasikan dokter. Bagi penderita tekanan darah tinggi, penggunaan aromaterapi sebaiknya dipandang sebagai pelengkap dan tidak digunakan untuk menghentikan obat yang telah diresepkan tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (LPU_Aldi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....