Tips Menjaga Kulit Tetap Glowing Selama Musim Kemarau

  • 22 Sep 2026 05:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Musim kemarau identik dengan cuaca panas dan paparan sinar matahari yang lebih terasa, sehingga kulit membutuhkan perlindungan ekstra. Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti kulit kusam, flek hitam, keriput, hingga kerusakan kulit dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan dan penampilan kulit selama musim kemarau. Kementerian Kesehatan RI menganjurkan penggunaan sunscreen dengan minimal SPF 30 pada kulit yang tidak tertutup pakaian sebelum beraktivitas di luar ruangan. Selain sunscreen, perlindungan fisik seperti topi, payung, dan pakaian yang menutupi kulit juga dapat membantu mengurangi paparan sinar matahari.

Selain melindungi kulit dari sinar matahari, menjaga kelembapan juga penting agar kulit tetap terlihat sehat dan bercahaya. Cuaca panas dapat membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan, sementara berkurangnya kadar air pada kulit dapat membuat kulit terasa kering, kasar, dan tidak nyaman. Karena itu, biasakan minum air secara cukup dan jangan menunggu sampai merasa haus, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan. Kementerian Kesehatan juga menyarankan penggunaan pelembap untuk membantu mempertahankan kelembapan kulit dan mencegah kekeringan. Penggunaan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi, dapat membantu menjaga lapisan pelindung kulit tetap berfungsi dengan baik.

Rutinitas membersihkan wajah juga perlu diperhatikan agar kulit tetap segar selama musim kemarau. Wajah dapat dibersihkan secara rutin pada pagi dan malam hari menggunakan pembersih yang lembut agar kotoran, keringat, dan minyak berlebih tidak menumpuk. Namun, mencuci wajah terlalu sering justru dapat membuat kulit menjadi lebih kering dan mengganggu kelembapannya. Setelah membersihkan wajah, gunakan pelembap yang sesuai dengan kondisi kulit untuk membantu mempertahankan kelembapan. Bagi kulit yang cenderung berjerawat, produk pelembap yang bebas minyak dapat menjadi salah satu pilihan agar kulit tetap lembap tanpa menambah rasa berminyak.

Perawatan kulit dari dalam juga tidak kalah penting untuk mempertahankan tampilan kulit yang sehat dan glowing. Konsumsi makanan bergizi seimbang, terutama buah dan sayuran yang mengandung vitamin serta antioksidan, dapat mendukung kesehatan kulit. Vitamin C, misalnya, berperan dalam produksi kolagen, sedangkan vitamin E membantu melindungi sel kulit dari efek radikal bebas dan kerusakan akibat paparan sinar UV. Sumber nutrisi tersebut dapat diperoleh dari berbagai makanan seperti jeruk, pepaya, tomat, alpukat, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Dengan mencukupi kebutuhan cairan serta mengonsumsi makanan bergizi, perawatan kulit tidak hanya dilakukan dari luar, tetapi juga didukung dari dalam tubuh.

Terakhir, usahakan untuk membatasi paparan sinar matahari secara langsung, terutama ketika intensitas panas sedang tinggi. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan sunscreen secara rutin dan aplikasikan kembali sesuai kebutuhan, terutama setelah terkena air atau dalam kondisi yang membuat perlindungan berkurang. Kementerian Kesehatan juga menyarankan untuk berteduh dan mengurangi paparan langsung matahari pada sekitar pukul 11.00 hingga 15.00 serta menggunakan topi atau payung sebagai perlindungan tambahan. Kebiasaan sederhana seperti menjaga hidrasi, menggunakan pelembap, membersihkan wajah dengan lembut, mengonsumsi makanan bergizi, dan melindungi kulit dari sinar UV dapat membantu kulit tetap sehat selama musim kemarau. Dengan rutinitas yang konsisten dan produk yang sesuai dengan kondisi kulit, tampilan kulit yang sehat dan glowing dapat lebih mudah dipertahankan. (Rosita)

Sumber

  1. Kementerian Kesehatan RI – “Pentingnya Menggunakan Sunscreen”: Kementerian Kesehatan RI
  2. Kementerian Kesehatan RI – “Asupan Cairan dan Kelembapan Kulit”: Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI
  3. Kementerian Kesehatan RI – “Faktor Pemicu Timbulnya Jerawat”: Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....