di Balik Pedasnya, Sehatkah Seblak?
- 14 Sep 2026 15:56 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta -Seblak menjadi salah satu makanan yang sulit ditolak, terutama bagi pencinta rasa pedas dan gurih. Kerupuk yang kenyal, kuah berbumbu, cabai, serta tambahan telur, bakso, atau sayuran membuat makanan ini terasa semakin menggoda. Namun, di balik sensasi pedasnya, muncul pertanyaan: apakah seblak termasuk makanan sehat? Jawabannya sebenarnya bergantung pada bahan, porsi, dan seberapa sering makanan ini dikonsumsi.
Cabai bukan berarti selalu menjadi “musuh” bagi kesehatan, tetapi seblak biasanya hadir bersama berbagai bahan tambahan yang perlu diperhatikan. Penggunaan garam, penyedap, saus, serta minyak yang berlebihan dapat membuat asupan gula, garam, dan lemak dalam satu porsi menjadi lebih tinggi. Dikutip dari Kementerian Kesehatan RI, pola makan sehat salah satunya dilakukan dengan membatasi konsumsi gula, garam, dan minyak agar tidak berlebihan.
Lantas, apakah harus berhenti makan seblak? Tidak juga, karena makanan favorit tetap bisa dinikmati selama porsinya tidak berlebihan dan komposisinya dibuat lebih seimbang. Seblak bisa dibuat lebih ramah bagi tubuh dengan menambahkan sayuran, memilih sumber protein seperti telur atau ayam, mengurangi garam dan saus, serta tidak terlalu banyak menggunakan minyak. Dikutip dari Kemenkes RI, batas harian yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah sekitar 2.000 mg natrium atau setara 5 gram garam, 50 gram gula, dan 67 gram lemak.
Jadi, seblak bukan otomatis makanan yang tidak sehat, tetapi cara membuat dan kebiasaan mengonsumsinya sangat menentukan. Sesekali menikmati seblak dengan porsi wajar tentu berbeda dengan menjadikannya menu harian yang tinggi garam dan lemak. Sejalan dengan pesan Gizi Seimbang Kementerian Kesehatan RI, makanan sebaiknya beragam, memperbanyak sayur dan buah, serta membatasi makanan yang terlalu manis, asin, dan berlemak. Dengan begitu, rasa pedas tetap bisa dinikmati tanpa mengabaikan kebutuhan tubuh. (Barista_LPU)
Referensi:
- Kementerian Kesehatan RI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....