Tumor Tulang Tak Selalu Berakhir Amputasi, Kenali Gejala dan Penanganannya
- 30 Agt 2026 21:23 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Tumor tulang dapat menyerang berbagai kelompok usia dan memiliki jenis yang berbeda. Penanganannya bergantung pada jenis tumor, lokasi, kondisi, serta hasil pemeriksaan pasien.
Hal tersebut disampaikan Dr. dr. Mujaddid Iduhaq, Sp.OT(K), M.Kes., dalam Obrolan Siang RRI Surakarta, Jumat, 28 Agustus 2026. Ia merupakan Dokter Spesialis Ortopedi Sub Onkologi RSO Soeharso Surakarta.
dr. Mujaddid mengatakan tumor tulang merupakan pertumbuhan abnormal pada tulang. Kondisi tersebut dapat menimbulkan benjolan dan sering disertai nyeri.
Tumor tulang terbagi menjadi tumor primer dan sekunder. Tumor sekunder berasal dari kanker organ lain yang menyebar ke tulang atau disebut metastasis.
Keluhan benjolan dan nyeri yang menetap perlu diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan diawali dengan wawancara, pemeriksaan fisik, kemudian pencitraan seperti rontgen.
dr. Mujaddid mengatakan biopsi menjadi pemeriksaan penting untuk memastikan jenis tumor. “Biopsi kita ambil jaringan sedikit dari benjolannya sebagai sampel,” ujar dr. Mujaddid.
Tidak semua tumor tulang jinak harus menjalani operasi. Tumor tertentu dapat dipantau selama tidak menimbulkan keluhan atau mengganggu fungsi tulang.
Operasi dapat dipertimbangkan ketika tumor menimbulkan nyeri atau mengganggu pergerakan. Tumor jinak yang agresif dan berisiko menyebabkan patah tulang juga dapat membutuhkan operasi.
dr. Mujaddid mengatakan perkembangan teknologi memungkinkan anggota gerak tetap dipertahankan. “Kemajuan pemeriksaan radiologi dan kemoterapi memungkinkan kita menyelamatkan tungkai,” kata dr. Mujaddid.
Menurutnya, operasi dapat dilakukan dengan mengangkat tumor dan merekonstruksi bagian tulang yang terdampak. Pada kondisi tertentu, tulang dan sendi juga dapat diganti dengan implan.
Pemulihan setelah operasi bergantung pada jenis tindakan yang dilakukan. Operasi luas dengan rekonstruksi biasanya membutuhkan latihan khusus untuk mengembalikan fungsi anggota gerak.
dr. Mujaddid mengingatkan masyarakat segera memeriksakan benjolan atau bengkak yang tidak kunjung hilang. “Alangkah baiknya segera memeriksakan ke fasilitas kesehatan,” ucap dr. Mujaddid, terutama jika disertai nyeri berkepanjangan. (CA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....