Luka Sudah Kering Sebaiknya Jangan Dikopek

  • 30 Agt 2026 15:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Ketika mengalami luka kecil, seperti luka lecet atau luka sayatan ringan, kulit biasanya akan membentuk lapisan kering berwarna kecokelatan di atas permukaan luka. Lapisan ini sering disebut keropeng. Karena terasa kasar atau terlihat mengganggu, sebagian orang tergoda untuk mengopek atau mencabutnya. Padahal, keropeng merupakan bagian dari proses alami tubuh dalam memperbaiki jaringan yang terluka.

Keropeng terbentuk ketika darah dan cairan dari luka mengering di permukaan kulit. Lapisan tersebut membantu melindungi jaringan yang sedang mengalami proses penyembuhan dari gangguan luar. Penelitian dalam Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia (2023) menjelaskan bahwa pembentukan keropeng merupakan salah satu bagian dari fase proliferasi penyembuhan luka. Keropeng juga berperan membantu menghentikan perdarahan dan mengurangi kemungkinan kontaminasi mikroorganisme pada jaringan yang masih dalam proses perbaikan.

Mengopek keropeng sebelum waktunya dapat mengganggu proses penyembuhan. Di bawah lapisan kering tersebut, tubuh sebenarnya masih bekerja membentuk jaringan kulit baru. Jika keropeng dicabut secara paksa, jaringan yang belum sepenuhnya kuat dapat kembali terbuka. Akibatnya, luka bisa berdarah atau terasa perih dan proses penyembuhan dapat menjadi lebih lama.

Karena itu, sebaiknya biarkan keropeng terlepas dengan sendirinya ketika kulit baru di bawahnya sudah cukup kuat. Jika keropeng mulai terangkat di bagian tepinya, jangan langsung ditarik. Biarkan tubuh menyelesaikan proses penyembuhannya secara alami.

Kebiasaan mengopek luka dapat membuat proses penyembuhan menjadi tidak optimal. Luka yang kembali terbuka berulang kali harus melewati kembali sebagian tahapan perbaikan jaringan. Selain itu, tangan yang menyentuh atau mengopek luka dapat membawa kotoran dan mikroorganisme ke area tersebut.

Pada luka ringan, langkah yang paling penting adalah menjaga area luka tetap bersih dan tidak mengganggunya secara berlebihan. Hindari menggaruk, mengopek, atau menarik keropeng meskipun terasa gatal. Rasa gatal pada area luka juga dapat muncul selama proses perbaikan kulit, sehingga keinginan untuk menggaruk perlu dikendalikan.

Dengan demikian, keropeng bukan sekadar kulit mati yang harus segera dibuang. Lapisan tersebut merupakan bagian dari mekanisme perlindungan tubuh ketika kulit sedang memperbaiki diri. Jadi, ketika luka sudah mulai kering, jangan dikopek atau dicabut secara paksa. Biarkan keropeng lepas secara alami agar proses pembentukan kulit baru dapat berlangsung dengan baik. (Nuri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....