Seberapa Sering Harus Keramas? ternyata Jawabannya Tidak Sama untuk Semua Orang
- 30 Jul 2026 15:11 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Masih banyak orang yang beranggapan bahwa semakin jarang keramas, rambut akan semakin sehat. Sebaliknya, ada pula yang merasa harus mencuci rambut setiap hari agar tetap bersih. Lalu, mana yang benar?
Menurut para ahli yang dikutip Women's Health, tidak ada aturan baku mengenai seberapa sering seseorang harus keramas. Frekuensinya bergantung pada jenis rambut, kondisi kulit kepala, aktivitas sehari-hari, hingga seberapa cepat rambut menjadi berminyak.
Dermatolog Dr. DiAnne Davis menyarankan agar rambut dicuci setidaknya satu kali dalam seminggu. Namun, jika kulit kepala mudah berminyak, berketombe, atau banyak penumpukan produk perawatan rambut, frekuensi keramas bisa ditingkatkan. Sementara itu, trichologist Anabel Kingsley menjelaskan bahwa kulit kepala perlu dibersihkan secara rutin karena setiap hari menghasilkan minyak, keringat, serta menumpuk sel kulit mati dan bakteri.
Bagi pemilik kulit kepala berminyak, ahli dermatologi Dr. James Kilgour merekomendasikan keramas setiap satu hingga dua hari menggunakan sampo khusus untuk mengontrol minyak. Sebaliknya, pemilik kulit kepala kering sebaiknya memilih sampo yang lembut dan menghindari kandungan seperti sodium lauryl sulfate (SLS) atau sodium laureth sulfate (SLES) yang dapat membuat kulit kepala semakin kering.
Jenis rambut juga memengaruhi kebutuhan keramas. Rambut halus atau tipis umumnya lebih cepat lepek karena memiliki lebih banyak folikel rambut yang menghasilkan minyak. Karena itu, keramas setiap hari masih dianggap aman bagi sebagian orang dengan tipe rambut tersebut.
Para ahli juga mengingatkan agar tidak membiarkan rambut terlalu lama tanpa dicuci. Melewati lebih dari satu minggu tanpa keramas dapat meningkatkan risiko penumpukan minyak, sisa produk, ketombe, hingga iritasi kulit kepala. Tanda-tandanya antara lain rambut terasa lengket, kulit kepala bersisik, dan ketombe semakin parah.
Intinya, rutinitas keramas yang ideal bukan ditentukan oleh tren di media sosial, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan rambut dan kulit kepala masing-masing. Menjaga kebersihan kulit kepala sama pentingnya dengan merawat kulit wajah agar tetap sehat. (Hil)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....